Perilaku Bermain Anak Sapi Peranakan Ongole (PO) di Blok Merak, Kawasan Resort Labuhan Merak Taman Nasional Baluran

  • Ahmad Mauludin Sohih Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember (UNEJ)
  • Hidayat Teguh Wiyono Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember (UNEJ)
  • M. Mahriani Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember (UNEJ)

Abstract

Perilaku bermain merupakan perilaku yang dilakukan hewan dengan tujuan untuk adaptasi, yaitu sebagai latihan dalam menghadapi predator, latihan dalam menyerang, bertarung, seperti melarikan diri atau menyerang lawannya. Perilaku bermain dapat menjadi indikator kesejahteraan hewan (animal welfare). Penelitian ini dilakukan di Blok Merak, kawasan Resort Labuhan Merak Taman Nasional Baluran. Penelitian ini menggunakan lima anak sapi peranakan ongole (PO). Prosedur penelitian ini yaitu; penentuan sampel anak sapi, pelabelan sampel anak sapi, pengamatan perilaku, dan pengukuran kondisi lingkungan. Metode yang digunakan dalam pengamatan perilaku adalah Focal Animal Sampling. Parameter yang diukur yaitu frekuensi dan durasi perilaku bermain anak sapi PO yang meliputi jumping, bucking, running, mock fighting/butting calf, dan mounting. Data hasil pengamatan perilaku bermain anak sapi PO dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi dan durasi perilaku bermain yang meliputi jumping dan bucking tiga kali tiga detik, running 27 kali 71 detik, mock fighting/butting calf 45 kali 434 detik, dan mounting yaitu 88 kali 224 detik. Frekuensi dan durasi masing-masing anak sapi PO yaitu anak sapi A 44 kali 215 detik, anak sapi B 24 kali 115 detik, anak sapi C 42 kali 202 detik, anak sapi D 30 kali 83 detik dan anak sapi E 22 kali 120 detik. Kesimpulan penelitian ini adalah ditemukan lima perilaku bermain yang diamati pada anak sapi peranakan ongole (PO) di Blok Merak, kawasan Resort Labuhan Merak yang digembalakan secara liar di savana Taman Nasional Baluran.
Kata Kunci: Perilaku Bermain, Anak sapi Peranakan Ongole (PO), dan Taman Nasional Baluran.

References

Altmann, J. 1974. Observational Study of Behavior: Sampling Methods. Behaviour, 49: 227-267.

Astuti , M. 2004. Potensi dan Keragaman sumber daya Genetik Sapi Peranakan Ongole (PO). Lokakarya Nasional Sapi Potong, 14(4) : 30-31.

Babu, L. K., Pandey, H. N., & Sahoo, A. 2004. Effect of Individual Versus Group Rearing on Ethological and Physiologica Responses of Crossbred Calves. Applied Animal Behaviour Science, 87(3): 177-191.

Bekoff, M. 1984. Social Play Behaviora. Ethology of Nonhuman Animals, 34(4): 228-233.

Bousfield, B. Brown RAnimal Welfare. Veterinary Bulletin, Agriculture, Fisheries and Conservation Department Newsletter. 2010;1(4):1-12.

Campbell, N. A., Reece, J. B., & Mitchell, L. G. 2004. Biologi. Jakarta: mErlangga.

Drickamer, L. C., Vessey, S. H., & Jakob, E. M. 2002. Animal Behavior Five Edition. Avenue of the Americas: McGraw-Hill.

Duve, L. R., Weary, D. M., Halekoh, T. U., & Jensen, M. B. 2011. The Effects of Social Contact and Milk Allowance on Responses to Handling, Play, and Social Behavior in Young Dairy Calves. Jurnal Biologi, 95(11): 6571–6581.

Fagen, R. M. 1981. Animal Play Behavior. Oxford: Oxford University Press.

Keputusan Menteri Pertanian Nomor 2841/Kpts/LB.430/8/2012 tentang: Penetapan Rumpun Sapi Peranakan Ongole.

Mintline, E. M., Stewart, M., Rogers, A. R., Rogers, A. R., Cox, N. R., Verkerk, G. A., Stookey, J.M., Joseph, M.W., James, R.T., dan Cassandra, B. 2013. Play Behavior as an Indicator of Animal Walfare: Disbudding in Diary Calves. Applied Animal Behaviour Science, 144: 22-30.

Mitlohner, F. M., Morrow , J. R., Dailey, J. W., Wilson , S. C., Galyean , M. L., Miller, M. F., et al. (2001). Shade and Water Misting Effects on Physiology, Performance, and Carcass Traits of Heat-Stressed Feedlot Cattle. Journal of Animal Science, 73: 2327-2335.

Taman Nasional Baluran. 2015. Profil Taman Nasional Baluran. http://balurannationalpark.web.id/profil-tanah-nasional-baluran/. [12 September 2016].

Viktor & Reinhardt, A. 1982. Mock Fighting in Cattle. Behaviour, 81: 8.

Williamson G, & Payne W.J.A. 1993. Pengantar Peternakan di Daerah Tropis. Darmadja SGN D, Penerjemah. Yogyakarta (ID): Gadjah Mada Univ Pr.

Ridwan, E. 2013. Etika Pemanfaatan Hewan Percobaan dalam Penelitian Kesehatan. J Indon Med Assoc, 63(3): 112-116.

Sergio, M., Pellis , & Vivien, C. P. 1987. Play-Fighting Differs from Serious Fighting in Both Target of Attack and Tactics of Fighting in the Laboratory Rat Rattus norvegicus. Aggressive Behavior , 13: 227-242.

Schaums, 2005. Biologi Edisi Kedua. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Spinka , M., Newberry, R. C., & Bekoff, M. 2001. Mammalian Play: Training for the Unexpected. The Quarterly Review of Biology, 76(2): 14.
Published
2018-12-31
How to Cite
SOHIH, Ahmad Mauludin; WIYONO, Hidayat Teguh; MAHRIANI, M.. Perilaku Bermain Anak Sapi Peranakan Ongole (PO) di Blok Merak, Kawasan Resort Labuhan Merak Taman Nasional Baluran. BERKALA SAINSTEK, [S.l.], v. 6, n. 2, p. 89-96, dec. 2018. ISSN 2339-0069. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/BST/article/view/9302>. Date accessed: 21 aug. 2019. doi: https://doi.org/10.19184/bst.v6i2.9302.
Section
General