PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, CAPITAL ADEQUECY RATIO, FINANCING TO DEPOSIT RATIO, DAN NON PERFORMING FINANCING TERHADAP PENYALURAN PEMBIAYAAN PADA PT BPRS LANTABUR JOMBANG

  • Reswanda Reswanda
  • Wenda Wahyu C

Abstract

PT. BPRS Lantabur merupakan satu-satunya BPRS yang ada di kota Jombang yang memfokuskan usaha pada micro banking yang berlandaskan prinsip syariah. Seiring dengan pertumbuhan BPRS Lantabur, kondisi outstanding pembiayaan dan asset semakin berkembang pesat dari waktu ke waktu. Khususnya dalam hal perkembangan outstanding pembiayaan, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi penyaluran pembiayaan tersebut. dalam hal ini adalah faktor-faktor internal yang juga merupakan rasio untuk mengetahui tingkat kesehatan suatu bank. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengujian apakah faktor-faktor internal yang meliputi DPK (Dana Pihak Ketiga), CAR (Capital Adequacy Ratio), FDR (Financing to Deposit Ratio) dan NPF (Non Performing Financing) berpengaruh signifikan terhadap penyaluran pembiayaan. Penelitian ini menggunakan PT. BPRS Lantabur sebagai obyek penelitian dengan periode penelitian dari bulan Januari 2011 hingga bulan Desember 2012. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan uji-t (menguji pengaruh variable secara parsial) dan uji-F (menguji pengaruh variable secara simultan) dengan tingkat signifikansi 5%. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa DPK (Dana Pihak Ketiga) dan FDR (Financing to Deposit Ratio) berpengaruh signifikan terhadap penyaluran pembiayaan pada BPRS Lantabur, sedangakan CAR (Capital Adequacy Ratio) dan NPF (Non Performing Financing) tidak berpengaruh signifikan terhadap penyaluran pembiayaan pada PT. BPRS Lantabur. Sehingga untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan, PT. BPRS Lantabur wajib melakukan penghimpunan dana secara optimal, sedangkan CAR (Capital Adequacy Ratio) dan NPF (Non Performing Financing) tidak berpengaruh signifikan terhadap penyaluran pembiayaan dikarenakan permodalan PT BPRS Lantabur cukup kuat dan memiliki kemampuan manajemen yang baik dalam mengelola portofolio pembiayaan. Meskipun demikian BPRS Lantabur tetap wajib menjaga posisi CAR (Capital Adequacy Ratio) tidak kurang pada angka 8% dan menjaga posisi NPF (Non Performing Financing) pada angka kurang dari 10% sesuai ketentuan dari Bank Indonesia
How to Cite
RESWANDA, Reswanda; WAHYU C, Wenda. PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, CAPITAL ADEQUECY RATIO, FINANCING TO DEPOSIT RATIO, DAN NON PERFORMING FINANCING TERHADAP PENYALURAN PEMBIAYAAN PADA PT BPRS LANTABUR JOMBANG. Jurnal Ekonomi Akuntansi dan Manajemen, [S.l.], v. 13, n. 2, feb. 2015. ISSN 2459-9816. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JEAM/article/view/1084>. Date accessed: 05 june 2020.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.