Efforts to Control Organic Solvent Hazards in the Informal Sector Industry

  • Ana Islamiyah Syamila Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, Jl. Kalimantan I/93, 68121, Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Evi Riski Permatasari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, Jl. Kalimantan I/93, 68121, Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Ainul Qismatil Katsiiroh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, Jl. Kalimantan I/93, 68121, Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Muhammad Arizal Aulia Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, Jl. Kalimantan I/93, 68121, Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Arta Raya Nurvita Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, Jl. Kalimantan I/93, 68121, Jember, Jawa Timur, Indonesia

Abstract

One of the hazards in the workplace that can cause occupational diseases is chemicals such as organic solvents. Organic solvents consist of various types of organic substances which are all toxic. Considering this, there is a need for intervention activities for the industrial world, especially the informal sector. This intervention is manifested in a community service program at the Putra Jaya Las Bengkel in Jember Regency. The purpose of this activity is to administratively control the dangers of organic solvents. The method used is counseling and direct practice with the media of pocket books, posters, chemical labels and material safety data sheets (MSDS). The results of the pretest and post-test evaluations showed an increase in knowledge about the dangers and control of organic solvents among workers by 12.5% from an average of 80 to 90. In addition, administrative practices for controlling organic solvents have been carried out in the form of posters, label repairs on organic solvent containers, and provision of MSDS. Overall, it is concluded that this community service activity has effectively increased workers' knowledge about the dangers and control of organic solvents, and has succeeded in increasing the safety of using organic solvents in the workplace. It is recommended that further activities be carried out to maintain the commitment and consistency of the target audience in implementing organic solvent hazard control.

References

1. Kurniawidjaja LM, Lestari F, Tejamaya M, Ramdhan DH. Konsep Dasar Toksikologi Industri. Fkm Ui. 2021. 54–118 p.

2. Peraturan Presiden RI Nomor 7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Penyakit Akibat Kerja. WwwHukumonlineCom/Pusatdata [Internet]. 2019;1–102. Available from: https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/101622/perpres-no-7-tahun-2019.

3. Disnakertrans DIY. Peringatan Bulan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2022. 2022; Available from: https://nakertrans.jogjaprov.go.id/peringatan-bulan-keselamatan-dan-kesehatan-kerja-k3-nasional-tahun-2022/

4. Data Indonesia. Perbandingan Penyuluhan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Kepatuhan Pemakaian Alat Perlindungan Diri (Apd) Pekerja. 2022; Available from: https://dataindonesia.id/sektor-riil/detail/kasus-kecelakaan-kerja-di-indonesia-alami-tren-meningkat.

5. Ridasta BA. Penilaian Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di LaboratoriumKimia. Higeia J Public Heal Res Dev [Internet]. 2020;4(1):1–12. Available from: http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia.

6. Bashir YA El. (Apiccaps 2015) . 2015;1–11. Available from: https://repository.unair.ac.id/97119/3/4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf.

7. Rusdy MDR. Analisis Gejala Neurotoksik Akibat Pajanan Pelarut Organik Xylene pada Pekerja Pembuatan Cat PT. X Tahun 2012. 2012;1–135. Available from: https://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20313862-T31282-Gejala neurotoksik.pdf

8. U RI No 1 tahun 1970. Presiden republik indonesia. 1970;(14):1–20. Available from: https://jdih.esdm.go.id/peraturan/uu-01-1970.pdf

9. Indrayani R. Analisis Risiko Keselamatan Kerja Pada Proyek Pengembangan Bandara Internasional Juanda Terminal 2 Surabaya. Ikesma [Internet]. 2017;13(2):77–93. Available from: https://jurnal.unej.ac.id/index.php/IKESMA/article/view/7029/5084

10. Santoso T, Budiharti N, Haryanto S. Upaya pengendalian resiko kecelakaan kerja dengan metode job safety analysis pada pekerjaan pembuatan produk tahu di Desa Ploso, Kab. Jombang, Jawa Timur. J Valtech (Jurnal Mhs Tek Ind [Internet]. 2021;4(2):238–47. Available from: https://ejournal.itn.ac.id/index.php/valtech/article/view/3877

11. Sudirman. Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan. Univ Muhammadiyah Purwokerto [Internet]. 2016;1–55. Available from: https://osf.io/pkm4y/download/?format=pdf

12. Fidiani E, Setradianshah T, Rusli A. CAT DENGAN TEKNIK RADIOGRAFI SINAR X Disusun Oleh : Elok Fidiani , M. Sc Thori Setradianshah Y Pembina : 2015; Available from: https://journal.unpar.ac.id/index.php/rekayasa/article/view/1686/1604

13. Utomo S. Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Pengertian dan Jenis. Https://AlamendahOrg/ [Internet]. 2012;1(1):37–46. Available from: https://alamendah.org/2014/10/05/bahan-berbahaya-dan-beracun-b3-pengertian-dan-jenis/

14. Atmojo JT, Iswahyuni S, Rejo R, Setyorini C, Puspitasary K, Ernawati H, et al. Penggunaan Masker Dalam Pencegahan Dan Penanganan Covid-19: Rasionalitas, Efektivitas, Dan Isu Terkini. Avicenna J Heal Res. 2020;3(2):84–95.

15. Trisnani -. Pemanfaatan Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Dan Kepuasan Dalam Penyampaian Pesan Dikalangan Tokoh Masyarakat. J Komunika J Komunikasi, Media dan Inform. 2017;6(3).

16. Gusvita F, Effendi I, Aini N. Perbandingan Penyuluhan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Kepatuhan Pemakaian Alat Perlindungan Diri (Apd) Pekerja. J Telenursing [Internet]. 2021;3(2021):9–25. Available from: file:///C:/Users/HP/Downloads/2557-Article Text-26775-1-10-20210823.pdf

17. Sulistyowati A. pengembangan buku saku mata pelajaran matematika materi geometri dan aritmatika SD/MI. Pengemb Buku Saku Mata Pelajaran Mat Mater Geom Dan Aritmatika [Internet]. 2019;2018. Available from: http://repository.radenintan.ac.id/6032/1/SKRIPSI ANNUR SULISTYOWATI.pdf

18. Setyaningrum, Suratman B. Pengembangan Buku Saku Sebagai Bahan Ajar Kearsipan Kelas X OTKP SMK Negeri 1 Jombang. J Pendidik Adm Perkantoran. 2020;8(2):305–17.

19. Anjelita R, Syamswisna, Ariyati E. Pembuatan Buku Saku sebagai Media Pembelajaran Pada Materi Jamur Kelas X SMA. J Pendidik dan Pembelajaran Khatulistiwa [Internet]. 2018;7:2. Available from: http://dx.doi.org/10.26418/jppk.v7i7.26171

20. Kemenkes RI. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kementeri Kesehat RI [Internet]. 2019;1(1):1. Available from: https://www.kemkes.go.id/article/view/19093000001/penyakit-jantung-penyebab-kematian-terbanyak-ke-2-di-indonesia.html

21. Sumartono, Astuti H. Penggunaan poster sebagai media komunikasi kesehatan. Komunikologi [Internet]. 2019;15(1):8–14. Available from: https://www.esaunggul.ac.id/wp-content/uploads/2019/03/2.-Penggunaan-Poster-Sebagai-Media-Komunikasi-Kesehatan.pdf

22. David Laksamana Caesar DLC. Pengembangan Kebijakan Behavior Sanitation Culture Pada Masyarakat Desa Cranggang Kudus. J-KESMAS J Kesehat Masy. 2019;5(2):71.

23. Priharwanti A, Amalia R. Peran Keluarga Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Kauman RT 16 RW 08 Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Abdimayuda. 2022;(February):40–8.
Published
2022-08-31
How to Cite
SYAMILA, Ana Islamiyah et al. Efforts to Control Organic Solvent Hazards in the Informal Sector Industry. ABDIMAYUDA: Indonesia Journal of Community Empowerment for Health, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 75-84, aug. 2022. ISSN 2962-5890. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/ABDIMAYUDA/article/view/32480>. Date accessed: 07 dec. 2022. doi: https://doi.org/10.19184/abdimayuda.v1i2.32480.
Section
Articles