KETIDAKLAZIMAN DIKSI DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL OLEH MAHASISWA

  • Syahriandi Syahriandi Universitas Malikussaleh, Aceh Utara

Abstract

Abstrak: Media sosial menjadi media yang paling digemari oleh berbagai profesi masyarakat dalam komunikasi tulis, termasuk dalam profesi mahasiswa. Media sosial, dalam kalangan mahasiswa, menjadi media utama dalam berinteraksi, baik sesama mahasiswa maupun kamunikasi antara mahasiswa dan dosen. Namun, dalam komunikasi melalui media sosial banyak sekali ketidaklaziman diksi yang terjadi akibat tidak mampunya mahasiswa dalam memahami ragam dalam setiap komunikasi. Kelaziman berhubungan dengan kepantasan atau keberterimaan kata dalam masyarakat yang disebabkan oleh perbedaan ragam, baik ragam akibat perbedaan usia, profesi, maupun jenis kelamin. Mahasiswa sering sekali mengabaikan perbedaan ragam tersebut sehingga diksi yang digunakan menjadi diksi yang tidak lazim. Diksi yang seharusnya tidak boleh digunakan untuk berkomunikasi dengan situasi (lawan komunikasi) tersebut. Permasalahan inilah yang menjadi kajian untuk dikaji dalam penulisan ini untuk memahami lebih lanjut sejauh mana permasalahn dan solusi dalam ketidaklaziman diksi dalam penggunaan media sosial.


Kata kunci: Ketidaklaziman, Diksi, Media Sosial

Published
2021-05-21
How to Cite
SYAHRIANDI, Syahriandi. KETIDAKLAZIMAN DIKSI DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL OLEH MAHASISWA. FKIP e-PROCEEDING, [S.l.], p. 293-302, may 2021. ISSN 2527-5917. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/fkip-epro/article/view/24349>. Date accessed: 07 oct. 2022.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.