TANTANGAN PENGUATAN MUATAN LOKAL JAWA TIMURAN DALAM PENDIDIKAN BAHASA BERBASIS EKOLOGI

  • Mujiman Rus Andianto

Abstract

Abstrak: Penguatan muatan lokal jawa timuran dalam pendidikan bahasa berbasis ekologi membawa tantangan kepada masalah pengembangan materi yang niscaya dibangun berdasarkan kompleksitas masalah bahasa dan sastra lokal di wilayah yang bersangkutan. Setidak-tidaknya ada tiga tantangan yang harus dihadapi para guru, yakni soal (1) konsepsi dan referensi istilah “jawa timuran” itu sendiri; (2) realitas bahasa, dialek, dan sub-sub dialek yang digunakan dalam komunikasi keseharian masyarakat Jawa Timur yang banyak segmen-segmennya, dilihat dari sisi semantik dan pragmatik berbeda; bahkan bertentangan; (3) realitas sastra lokal, khususnya yang secara substansial-naratif mengandung ekstremitas interpretasi premordialitas kedaerahan yang berlatarbelakangkan masalah kesejarahan yang hingga saat ini belum pernah  ternegosiasikan. Menghadapi tantangan tersebut, para pelaksana pembelajaran dituntut upaya negoisasi tersebut dengan kesepakatan-kesepakatan yang jelas sebelum merancang pembelajaran.


 


Kata Kunci: tantangan, muatan lokal, pendidikan bahasa berbasis ekologi       

Published
2019-07-12
How to Cite
ANDIANTO, Mujiman Rus. TANTANGAN PENGUATAN MUATAN LOKAL JAWA TIMURAN DALAM PENDIDIKAN BAHASA BERBASIS EKOLOGI. FKIP e-PROCEEDING, [S.l.], p. 227-236, july 2019. ISSN 2527-5917. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/fkip-epro/article/view/11972>. Date accessed: 22 sep. 2021.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.