SUARA ALAM: REPRESENTASI KERUSAKAN LINGKUNGAN DALAM PUISI LAPINDO: ALAM YANG MEMBALAS DENDAM KARYA VIDDY AD DAERY
Abstract
ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan (1) representasi kerusakan lingkungan, (2) faktor-faktor yang menyebabkan kerusakan lingkungan, dan (3) makna kerusakan lingkungan dalam puisi Lapindo: Alam Yang Membalas Dendam karya Viddy Ad Daery. Puisi tersebut dihasilkan berdasar inspirasi pengarang terhadap perubahan alam yang terjadi di sekitarnya, yaitu tragedi Lumpur Lapindo di daerah Porong, Sidoarjo. Pendekatan yang digunakan adalah ekologi sastra dengan berdasar pada teori ekokritik. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis representasi kerusakan lingkungan dalam puisi Lapindo:Alam yang Membalas Dendam karya Viddy Ad Daery. Teknik yang digunakan adalah teknik analisis isi dengan sumber data dari puisi Lapindo: Alam yang Membalas Dendam yang terhimpun dalam buku Seri Puisi Esai Indonesia Provinsi Jawa Timur: Menggugat Alam, Mengejar Sunyi yang pertama kali terbit pada Agustus, 2018 oleh Penerbit Cerah Budaya Indonesia. Hasil penelitian membuktikan bahwa penyair menyuarakan kerusakan lingkungan dalam puisi esainya tersebut sebagai wujud kepedulian, keprihatinan, dan perhatiannya terhadap alam. Sekaligus menjadi gerakan guna menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap harmonisasi alam.
Kata kunci: ekokritik, kerusakan lingkungan , puisi, representasi.