Peran Petugas Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) dalam Pengelolaan Diapres pada Klien di UPTD Liposos Kabupaten Jember

  • Ghaniyu Putri Habsari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
  • Dewi Rokhmah Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember
  • Iken Nafikadini Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Abstract

Diapers merupakan alat yang berupa popok sekali pakai berdaya serap tinggi yang terbuat dari plastik dan campuran bahan kimia untuk menampung sisa-sisa metabolisme seperti air seni dan feses. Diapres masuk dalam limbah bahan berbahaya dan beracun yang disebut limbah B3. Limbah B3 adalah sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung B3. Penggunaan diapers dewasa pada orang tua dan orang dengan gangguan jiwa yang tidak memiliki kesadaran dan mengalami pelemahan fisik banyak digunakan sebagai alternatif kontrol kemih, sebanyak 42,3% orang yang dirawat dirumah sakit yang mengalami penurunan mobilitas, kemampuan fisik dan kesadaan menggunakan diapers dewasa sebagai alternatif kontrol kemih dalam proses perawatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis peran petugas lingkungan pondok sosial (LIPOSOS) dalam pengelolaan diapers pada klien ODGJ di UPTD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 responden penelitian dalam pengelolaan diapers di UPTD. LIPOSOSĀ  yang digunakan yaitu dengan cara penimbunan, penguburan dan pembakaran. Sehingga dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa belum ada pengelolalan secara baik dan benar mengenai pengolahan diapers di UPTD. LIPOSOS. Pemilihan diapers kurang memadai terkait dengan ukuran dan merk yang digunakan.

References

[1] Ali. N., M.R Taib, N.P Soon, O Hassan. 2017. Issues and Management for Used Disposable Diapers In Solid Waste In The City Of Kuala Lumpur. Perintis. 7(1): 43-58.
[2] Moelyaningrum. D. A. 2012. Persepsi Ibu Terhadap Sampah Popok Bayi Sekali Pakai dan Manajemen Pengelolaannya. Open Society Foundation OSF.
[3] Gaol M.L. 2017. Life Cycle Assessment (LCA) Pengelolaan Sampah Pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah (Studi Kasus: Tpa Jabon, Kabupaten Sidoarjo). Thesis. Surabaya: Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
[4] Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Infodatin 2018. Situasi Kesehatan Jiwa di Indonesia.
[5] Tumanduk.E.M.F., Messakh.T.S., Sukardi.H. 2018. Hubungan Tingkat Kemampuan Perawatan Diri Dengan Tingkat Depresi Pada Pasien Depresi di Bangsal Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Jurnal Ilmu Kebidanan dan Keperawatan, 9(1) Undang-Undang Nomor 18 tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa [serial online] http://binfar.kemkes.go.id/?wpdmact=proce ss&did=MjAxLmhvdGxpbms=[11Januari 2017]
[6] Notoatmodjo, S. 2010. Promosi Kesehatan: Teori & Aplikasi. Jakarta:Rineka Cipta
[7] Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Ilmu Kesehatan Masyarakat Prinsip-prinsip Dasar. Jakarta: PT Rineka Cipta
Published
2021-01-16
How to Cite
HABSARI, Ghaniyu Putri; ROKHMAH, Dewi; NAFIKADINI, Iken. Peran Petugas Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) dalam Pengelolaan Diapres pada Klien di UPTD Liposos Kabupaten Jember. Pustaka Kesehatan, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 37-40, jan. 2021. ISSN 2721-3218. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/21083>. Date accessed: 01 aug. 2021. doi: https://doi.org/10.19184/pk.v9i1.21083.