Hubungan Beban Kerja Dengan Response Time Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) Pada Rumah Sakit Tipe C Di Kabupaten Jember

  • Arif Eko Cahyono Fakultas Keperawatan, Universitas Jember
  • Siswoyo Siswoyo Fakultas Keperawatan, Universitas Jember
  • Muhamad Zulfatul A'la Fakultas Keperawatan, Universitas Jember

Abstract

The emergency room is the patients’ first stop and referral in hospital. Patient service in the emergency room requires immediate services, which are effective and efficient. The success of the nurse’s response time in handling patients can prevent damage to body organs, prevent disability and reduce mortality. This study aims to undrstand the correlation between workload and the response time of the emergency room nurse at Type C hospitals in Jember Regency. This study uses a correlational research design with a cross-sectional method. The sampling technique used total sampling technique. The result of this study indicated that the workload of the nurses in the emergency room was classified as moderate and had a response time according to the standard. The data analysis used Kendall tau-c statistical test and the p-value = 0,180. In conclusion, there was no correlation between workload and the response time of the emergency room nurse at Type C hospitals in Jember Regency. It happens because there are factors that influence the nurse’s motivation, chosen examination and treatment strategies when serving the patients. Their high motivation and hardwork make their performance better. In addition, the selection of inspection strategies and appropriate handling can make the services of the patients effective and efficient.

References

[1] Asfuah S. Buku Saku Klinik Untuk Keperawatan Dan Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika; 2012.
[2] Widodo P & Pratiwi A. Hubungan Beban Kerja Dengan Waktu Tanggap Perawat Gawat Darurat Menurut Persepsi Pasien Di Instalasi Gawat Darurat RSU Pandan Arang Boyolali. Berita Ilmu Keperawatan, 2008; 1(3): 125-130.
[3] Surtiningsih D, Susilo C, & Hamid MA. Penerapan Response Time Perawat Dalam Pelaksanaan Penentuan Prioritas Penanganan Kegawatdaruratan Pada Pasien Kecelakaan Di IGD RSD Balung. The Indonesian Journal Of Health Science, 2016; 6(2): 124-132.
[4] Jakarta. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129 Tahun 2008. Standar Minimal Rumah Sakit. 6 Februari; 2008.
[5] Abdul H, Rottie J, & Karundeng MY. Analisis Perbedaan Response Time Perawat Terhadap Pelayanan Gawat Darurat Di Unit Gawat Darurat Di RSU GMIM Pancaran Kasih Dan Di RSU TK.III Robert Wolter Monginsidi Kota Manado. e-journal Keperawatan, 2016; 4(2): 1-8.
[6] Deviantony F, Ahsan & Setyoadi. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Waktu Tunggu Pasien Setelah Keputusan Rawat Inap Diputuskan Di Zona Kuning Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Iskak Tulungagung. Nurseline Journal, 2017; 2(2): 109-116.
[7] Amelia N. Prinsip Etik Keperawatan. Jogjakarta: D-MEDIA; 2013.
[8] Irnalita. Analisis Kebutuhan Tenaga Perawat Berdasarkan Beban Kerja Dengan Menggunakan Metode Work Sampling Pada Instalasi Gawat Darurat BPK-RSU Dr. Zainoel Abidin-Banda Aceh Tahun 2008. Tesis. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia; 2008. [cited 15 Juli 2019]
[9] Jakarta. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 340 Tahun 2010. Klasifikasi Rumah Sakit. 11 Maret; 2010.
[10] Mahrur A, Yuniar I, & Sarwono. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Lamanya Waktu Tanggap Dalam Pelayanan Gawat Darurat Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr Soedirman Kebumen. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 2016; 12(1): 36-43.
[11] Koesomowidjojo SRM. Panduan Praktis Menyusun Analisis Beban Kerja. Jakarta: Raih Asa Sukses; 2017.
[12] Hasmalawati N & Restya WPD. Hubungan kualitas kehidupan kerja terhadap motivasi kerja karyawan di Puskesmas Paya Bakong Aceh Utara. Jurnal Sains Psikologi, 2017; 2(6) :63–67.
[13] Fujianti MEY. Hubungan Beban Kerja Dengan Kualitas Hidup Profesional Pada Perawat Perkesmas Di Puskesmas Wilayah Pertanian Kabupaten Jember. Skripsi. Jember: Fakultas Keperawatan Universitas Jember; 2019. [cited 16 Juli 2019]
[14] Rissamdani R. Hubungan Penatalaksanaan Penanganan Gawat Darurat Dengan Waktu Tanggap (Respon Time) Keperawatan Di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Permata Bunda Tahun 2014. Tesis. Medan: Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara; 2015. [cited 16 Juni 2019]
[15] Habib H, Sulistio S, Mulyana RM, & Albar IA. Triase Modern Rumah Sakit dan Aplikasinya di Indonesia [internet]; 2016. [cited 17 Juli 2019] Availble from: https://www.researchgate.net/publication/311715654
[16] Tuwo P G, Rumampuk JF, & Katuuk ME. Hubungan Ketepatan Triase Dengan Response Time Perawat Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Tipe C. e-journal Keperawatan, 2019; 7 (1): 1-9.
Published
2020-09-19
How to Cite
CAHYONO, Arif Eko; SISWOYO, Siswoyo; A'LA, Muhamad Zulfatul. Hubungan Beban Kerja Dengan Response Time Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) Pada Rumah Sakit Tipe C Di Kabupaten Jember. Pustaka Kesehatan, [S.l.], v. 8, n. 3, p. 183-187, sep. 2020. ISSN 2721-3218. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/12724>. Date accessed: 24 june 2024. doi: https://doi.org/10.19184/pk.v8i3.12724.