Gerakan Sewu-Sewu Ae: Peran Nyata Pemuda Mengarungi Pandemi

  • Salsabilah Shofiyatul Jannah Program Studi Sosiologi, FISIP, Universitas Jember, Jember 68121, Indonesia
  • Anrico Alamsyah Program Studi Sosiologi, FISIP, Universitas Jember, Jember, 68121, Indonesia
  • Dika Ifanda Yunarko Program Studi Sosiologi, FISIP, Universitas Jember, Jember 68121, Indonesia

Abstract

This article aims at explaining Sewu-Sewu Ae movement which is held by the youth in Madiun city during the Pandemic of COVID-19. It is a movement initiated from some concerns from the youth toward what happened to society especially in the time of PPKM period. This is a participatory approach as one of the authors is a pioneer of the movement. The research objective is to analyze several fundamental values, innovations, operational systems, and evaluations in the Sewu-Sewu Ae movement. Data were collected using observation, documentation, and interviews. The results of the study found that one of the biggest challenges of the society was economic difficulty. Although government has provided solutions, the implementation was complicated by the system. Reflecting from this reality, the youth took a step to take roles on this matter. During the pandemic, philanthropy-based social movements are increasingly prevalent in several cities, for example, the "Solidaritas Pangan Jogja” which started on March 2020. In essence, every social movement has its own characteristics. Likewise Sewu-Sewu Ae which was initiated by the youth of Madiun City. This fundraising movement was channeled in a program "Melariskan UMKM", "Distribusi Paket Sembako", and the latest innovation entitled "Pasar Sewu". This movement has proven to be consistent and sustainable, so that it continues to gain support from public. Sewu-Sewu Ae is able to become a medium for surrounding community to actualize social sensitivity.
Keywords: Madiun, social movement, Sewu-Sewu Ae, youth


Tulisan ini bertujuan menjelaskan tentang gerakan sosial Sewu-Sewu Ae pada masyarakat Madiun di era pandemi. Kegiatan ini merupakan gerakan sosial berbasis solidaritas sosial, yang berlandaskan pada keprihatinan pemuda terhadap realitas masyarakat di masa PPKM. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan pendekatan partisipatoris. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan juga wawancara. Hasil penelitian menemukan bahwa salah satu problematika terkini adalah kesulitan ekonomi. Kendatipun pemerintah telah memberikan solusi berupa pengadaan bantuan sosial, namun implementasinya menghadapi berbagai kendala sistem. Oleh karena itu, perlu peran nyata pemuda untuk memecahkan persoalan tersebut. Pada masa pandemi, gerakan sosial berbasis filantropi kian marak di beberapa kota. Contohnya gerakan “Solidaritas Pangan Jogja” yang dimulai sejak Maret 2020. Pada hakikatnya, setiap gerakan sosial memiliki ciri khas masing-masing. Begitu pula Sewu-Sewu Ae yang diprakarsai oleh pemuda Kota Madiun. Gerakan penggalangan dana ini disalurkan dalam bentuk program “Melariskan UMKM”, "Distribusi Paket Sembako", serta inovasi terbaru bertajuk “Pasar Sewu”. Gerakan ini terbukti konsisten dan berkelanjutan, sehingga terus memperoleh dukungan khalayak umum. Sewu-Sewu Ae mampu menjadi medium bagi masyarakat sekitar untuk mengaktualisasikan kepekaan sosial.
Kata kunci: gerakan sosial, pemuda, Sewu-Sewu Ae

References

Abidin, A., Efendi, Y., Julianto, E. K., & Ardianti, I. (2020). Peduli COVID-19 “Gerakan Masyarakat Dan Pemuda ICsada Peduli COVID-19”. Jurnal Humanis (Jurnal Pengabdian Masyarakat STIKes ICsada Bojonegoro), 5(2), 65-70.

Ahmada, S. F., Marsetyo, F. D. and Putri, R. A. (2020) ‘Solidaritas Pangan Jogja sebagai Aktor Alternatif Penyedia Kesejahteraan di Masa Krisis Pandemi COVID-19’, Journal of Social Development Studies, 1(2), pp. 1–13.

Andriani, D. N., Wibawa, R. P. and Pangestu, B. A. (2020) ‘Analisis pengembangan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebagai upaya pengentasan kemiskinan di kota madiun’, Jurnal Pendidikan Ekonomi, Vol 5(1), pp. 1–12.

BPS Indonesia. (2021). https://www.bps.go.id/pressrelease/2021/07/15/1843 /persentasependuduk-miskin-maret-2021-turun-menjadi-10-14-persen.html. Diakses pada 9 Agustus 2021.

Irdiana, S., Darmawan, K., & Ariyono, K. Y. (2021). URIP IKU URUP: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI COVID-19 MELALUI PAWON URIP. E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 103-110.

Fahrika, A. I. and Roy, J. (2020) ‘Dampak pandemi covid 19 terhadap perkembangan makro ekonomi di indonesia dan respon kebijakan yang ditempuh, Jurnal FEB UNMUL, 16(2), pp. 206–213.

Rosalina, V., Nurniamah, L. and Yana, E. (2020) ‘, Universitas Serang Raya urusan Tata Busana, Alumni SMKN 3 Malang 3’, KAIBON ABHINAYA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, (e-ISSN 2657-1110), pp. 53–57.

Sari, D. S. (2021). Membangun kepedulian di masa COVID-19 melalui program gerak sedekah millennial di Desa Tegalkamulyan Cilacap. Connection: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 69-78.

Wahyuni, D. (2021) ‘permasalahan penyaluran bantuan sosial dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat’, Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI, XIII (15), pp. 13–18.

Wulan, Eka. (2021). https://m.rri.co.id/madiun/daerah/978769/dampak-COVID-19- angkakemiskinan-kota-madiun-tahun-2020-naik. Diakses pada 20 Agustus 2021
Published
2022-01-29
How to Cite
JANNAH, Salsabilah Shofiyatul; ALAMSYAH, Anrico; YUNARKO, Dika Ifanda. Gerakan Sewu-Sewu Ae: Peran Nyata Pemuda Mengarungi Pandemi. Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI, [S.l.], v. 11, n. 1, p. 42-59, jan. 2022. ISSN 2721-3323. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JES/article/view/28154>. Date accessed: 07 oct. 2022. doi: https://doi.org/10.19184/jes.v11i1.28154.