MENINGKATKAN SOPAN SANTUN DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGINTEGRASIKAN BUDI PEKERTI KEDALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS III SDN KRAMAT SUKOHARJO 02 TANGGUL KABUPATEN JEMBER

  • S Supatono FKIP UNEJ

Abstract

 

Abstrak.Meningkatkan sopan santun dan hasil belajar siswa dengan mengintegrasikan budi pekerti dalam PKn dikelas III SDN Kramat Sukoharjo 02. Hasil dari observasi, secara empirik menunjukkan munculnya fenomena merosotnya nilai moral yang ditandai dengan fenomena perilaku yang tidak santun, perilaku kekerasan, tidak hormat kepada guru, kurang menghargai teman, masa bodoh, suka menggunjing, dan seterusnya. Dengan demikian pendidikan budi pekerti sangat diperlukan untuk memberikan kontribusi yang bermakna terhadap pendewasaan anak usia sekolah dan pemuda, yang harus mampu menunjukkan dirinya bukan hanya cerdas secara rasional, tetapi juga cerdas secara emosional, sosial dan spiritual. Dalam mengatasi krisis amal,untuk meningkatkan perilaku sopan santun dan hasil belajar siswa perlu adanya solusi yang tepat.Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengintegrasikan Budi Pekerti ke dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn).Agar system penddikan kita berimbang,anak tidak hanya cerdas secara rasional saja melainkan juga cerdas secara emosional,sosial dan spiritual.Atas dasar hal tersebut peneliti menetapkan dalam penelitian ini memilih judul “Meningkatkan sopan santun dan hasil belajar siswa dengan mengintegrasikan Budi Pekerti kedalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran di kelas III SDN Kramat Sukoharjo 02 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. Hasil penelitian pada siklus 1 memperoleh  rata-rata nilai 68, pada siklus 2 meningkat menjadi 77 dan pada siklus 3 89. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan mengintegrasikan Budi Pekerti kedalam Pendidikan dan Kewarganegaraan dapat meningkatkan prilaku sopan santun dan pretasi belajar siswa kelas III di SDN Kramat Sukoharjo 02 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, yang ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata menjadi 88 jauh lebih baik kalau dibandingkan dengan sebelumnya (ada peningkatan yang signifikan).

Kata Kunci: Sopan Santun, Hasil belajar, Budi Pekerti


Author Biography

S Supatono, FKIP UNEJ

MENINGKATKAN SOPAN SANTUN DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGINTEGRASIKAN BUDI PEKERTI KEDALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS III SDN  KRAMAT SUKOHARJO 02  TANGGUL  KABUPATEN JEMBER

Supatono[1]

 

Abstrak.Meningkatkan sopan santun dan hasil belajar siswa dengan mengintegrasikan budi pekerti dalam PKn dikelas III SDN Kramat Sukoharjo 02. Hasil dari observasi, secara empirik menunjukkan munculnya fenomena merosotnya nilai moral yang ditandai dengan fenomena perilaku yang tidak santun, perilaku kekerasan, tidak hormat kepada guru, kurang menghargai teman, masa bodoh, suka menggunjing, dan seterusnya. Dengan demikian pendidikan budi pekerti sangat diperlukan untuk memberikan kontribusi yang bermakna terhadap pendewasaan anak usia sekolah dan pemuda, yang harus mampu menunjukkan dirinya bukan hanya cerdas secara rasional, tetapi juga cerdas secara emosional, sosial dan spiritual. Dalam mengatasi krisis amal,untuk meningkatkan perilaku sopan santun dan hasil belajar siswa perlu adanya solusi yang tepat.Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengintegrasikan Budi Pekerti ke dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn).Agar system penddikan kita berimbang,anak tidak hanya cerdas secara rasional saja melainkan juga cerdas secara emosional,sosial dan spiritual.Atas dasar hal tersebut peneliti menetapkan dalam penelitian ini memilih judul “Meningkatkan sopan santun dan hasil belajar siswa dengan mengintegrasikan Budi Pekerti kedalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran di kelas III SDN Kramat Sukoharjo 02 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. Hasil penelitian pada siklus 1 memperoleh  rata-rata nilai 68, pada siklus 2 meningkat menjadi 77 dan pada siklus 3 89. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan mengintegrasikan Budi Pekerti kedalam Pendidikan dan Kewarganegaraan dapat meningkatkan prilaku sopan santun dan pretasi belajar siswa kelas III di SDN Kramat Sukoharjo 02 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, yang ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata menjadi 88 jauh lebih baik kalau dibandingkan dengan sebelumnya (ada peningkatan yang signifikan).

Kata Kunci: Sopan Santun, Hasil belajar, Budi Pekerti


[1]Staf Pengajar SDN Kramat Sukoharjo 02 Kab Jember

Published
2015-02-01
How to Cite
SUPATONO, S. MENINGKATKAN SOPAN SANTUN DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGINTEGRASIKAN BUDI PEKERTI KEDALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS III SDN KRAMAT SUKOHARJO 02 TANGGUL KABUPATEN JEMBER. Pancaran Pendidikan, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 69-78, feb. 2015. ISSN 0852601X. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/pancaran/article/view/1311>. Date accessed: 28 nov. 2020.
Section
Articles