Forensic Approach to Optimise Children’s Right to Opinion in Indonesian Courts

Abstract

Various attempts to accommodate a child's opinion in courts have proven successful, and this participation has been increasingly regarded as integral to children's rights. However, the issue remains problematic, particularly in the Global South countries like Indonesia. This paper examines the legal and regulatory framework of protecting children in Indonesia to comply with children's right to opinion and how this right is implemented. Then, it demonstrates the significant role of forensic science in complementing legal inquiry to consider a child's opinion in court. Using policy-oriented study and doctrinal research with qualitative analysis and, to some extent, a comparative perspective, this paper elaborates on Indonesia's experience in protecting children's right to opinion with legislation in India, particularly dealing with child sexual offences. This study shows that Indonesia's legal and regulatory framework of children protection had not specified to elucidate children's right to an opinion, particularly in the Child Protection Law, the primary legal basis for children protection. Also, Indonesia is yet to have a robust and consistent practice of human rights-based instruments considered in the court, indicated by a lack of comprehensive understanding in law enforcement to implement this right. While the interpretation in law enforcement is essential to be optimised toward child-oriented resolution, taking the child's opinion in court promotes human rights practice in Indonesia. Compared to adults, children are complex, particularly in a case of a child victim of rape-related pregnancy. The forensic approach can be an alternative by involving forensic experts in courts to consider a child's psychology and physical condition.

Keywords: Children's Rights, Forensic Science, Indonesian Courts, Right to Opinion.

References

Caterina E Tempesta, Legal Representation as a Critical Aspect of the Realisation of the Child's Right to Be Heard (Master Thesis, Leiden, 2019).

Donna L Wong, Buku Ajar Keperawatan Pediatrik, 6th ed (Jakarta: EGC, 2009).

Ernalinda Rosya, Modul Psikososial Dan Budaya Dalam Keperawatan (Jakarta: Universitas Esa Unggul, 2019).

Herbert L Packer, The Limits of the Criminals Sanctions (California: Stanford University Press, 1968).

M Marwan & Jimmy P, Kamus Hukum (Surabaya: Reality Publisher, 2009).

Oktaviani, Forensic Social Worker Studi Kasus Peran Pekerja Sosial dalam Proses Diversi pada Sistem Peradilan Pidana di Kabupaten Sleman Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2016).

Ratna Dewi P et al, Buku Ajar Pemeriksaan Fisik Dan Aspek Medikolegal Kekerasan Seksual Pada Anak Dan Remaja (Lampung: Bagian Obstetri Dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, 2017).

Supriyadi W Eddyono, Pengantar Konvensi Hak Anak, Bacaan Kursus HAM untuk Pengacara XI Tahun 2007 Materi Konvensi Hak Anak (Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat, 2007).

Vernon B Fox, Paul M Whisenand, & Neil C Chamelin, Introduction to Criminal Justice, Prentice-Hall (New Jersey: ‎ Prentice-Hall, 1979).

Amelia Pingky Nadia Tita Suwito & Putri Pusvitasari, “Peran Psikolog Forensik Pada Anak Yang Menjadi Korban Sekaligus Saksi Pelecehan Seksual” (2022) 8:13 Buletin Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara, online:.

Andi Nur Andriani, “Peran Orang Tua Terhadap Pengetahuan Seks Pada Anak Usia Dini” (2016) 4:2 Jurnal Equilibrium Pendidikan Sosiologi.

Andika Legesan, “Korban Kejahatan Sebagai Salah Satu Faktor Terjadinya Tindak Pidana Pemerkosaan” (2012) 1:4 Lex Crimen.

Anggun Kharisma Dewi & Sagung Putri ME Purwani, “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Perkosaan yang Melakukan Aborsi” (2020) 9:4 Jurnal Kertha Wicara 65–79.

Aulia A Rachman, “Strategi Penegakan Hukum Mengatasi Mafia dan Korupsi” 6:35 Jurnal Intelijen dan Kontra Intelijen.

Christopher G Lucas et al., "When children are better (or at least more open-minded) learners than adults:
Developmental differences in learning the forms of causal relationships" (2014) 131 Cognition 284–299.

Damarjati Prabowo & Dewi Rotyaningsih, “Stakeholders Mapping In Overcoming Child Marriage Problems In Semarang” (2019) 8:4 Journal of Public Policy and Management Review.

Dony Pribadi, “Perlindungan Terhadap Anak Berhadapan Dengan Hukum” (2018) 3:1 Jurnal Volkgeist.

Duwi Handoko, “Politik Hukum Kriminalisasi Dan Dekriminalisasi Di Bidang Hak Cipta” (2019) 13:1 Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum 99–122.

Edith Sibya Muzokura, Petty Makoni, & Tendai Manditsvara, "Rape-related pregnancy: Concept analysis" (2020) 3:1 International Journal of Advance Research in Nursing 102–107.

Ekandari Sulistyaningsih Faturochman, “Dampak Sosial Psikologis Perkosaan” (2002) 10:1 Buletin Psikologi.

Emily G Liquin & Alison Gopnik, “Children are more exploratory and learn more than adults in an approach-avoid task” (2022) 218 Cognition.

Firman Floranta Adonara, “Prinsip Kebebasan Hakim dalam Memutus Perkara Sebagai Amanat Konstitusi” (2015) 12:2 Jurnal Konstitusi.

Fitri Melati Sopyani & Triana Noor Edwina, “Peranan Psikologi Forensik dalam Hukum di Indonesia” (2021) 1:1 Jurnal Psikologi Forensik Indonesia 46–49.

Fokky Fuad, “Aborsi Sebuah Perdebatan Filsafat Hukum’” (2014) 11:1 Lex Jurnalica.

Formas Juitan Lase, “Karakteristik Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Kabupaten Nias” (2018) 1:1 Jurnal Inada.

Hadibah Zachra Wadjo, “Pemidanaan Anak Dalam Perspektif Keadilan Restoratif” (2016) 22:1 Jurnal Sasi.

I Wayan Juliartha Suda & I Wayan Suwanda, “Kajian Tugas Dan Fungsi Polri Dalam Penegakan Hukum” (2022) 16:1 Jurnal Ganec Swara.

Ifrani, “Kajian Filsafat Hukum Tentang Kedudukan Hukum Dalam Negara Ditinjau Dari Perspektif Keadilan” (2012) 1:1 Jurnal Konstitusi.

Ilham Wahyudi, “Penyelesaian Perkara Anak Secara Restorasi Dalam Penerapan Sistem Peradilan Anak” (2017) 4:2 Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i.

Jennifer Scott et al., "A qualitative analysis of psychosocial outcomes among women with sexual violence-related pregnancies in eastern Democratic Republic of Congo" (2017) 11:64 International Journal of Mental Health Systems.

Joko Suwandi, Chusniatun, & Kuswardani, “Karakteristik Kekerasan Seksual Terhadap Anak Perempuan Di Wonogiri Dan Boyolali’” (2019) 29:1 Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial.

Kadek Widya Dharma Putra & I Made Subawa, “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Ditinjau Dari Hukum Positif Indonesia’” (2018) 7:3 Kertha Wicara: Jurnal Ilmu Hukum.

Laurensius Arliman S, “Perlindungan Anak Oleh Masyarakat Ditinjau Dari Mazhab Sejarah Di Dalam Penerapan Prinsip The Best Interest Of The Child Pada Kehidupan Anak Di Indonesia” 2:1 Jurnal Era Hukum.

Marchel R Maramis, “Peran Ilmu Forensik Dalam Penyelesaian Kasus Kejahatan Seksual Dalam Dunia Maya (Internet” (2015) 2:7 Jurnal Ilmu Hukum.

Maria I Tarigan & Naomi Rehulina Barus, “Tertinggal Zaman: Pemaknaan Perkosaan dan Pencabulan dalam Hukum di Indonesia”, Indonesia Judicial Research Society (28 October 2021), online: .

Marjuanda Sinambela, “Vonis Penjara oleh Hakim Terhadap Kasus Pelecehan Seksual yang DIlakukan Anak dalam Perspektif Keadilan Restoratif (Studi Kasus Putusan Nomor: 98/Pid.Sus-Anak/2014/PN.SAG)” (2017) 4:4 Nestor Tanjungpura Journal of Law, online: .

Mashendra, “Penyelesaian Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Desa Galanti Kecamatan Wolowa Kabupaten Buton’” (2021) 13:1 Jurnal De Jure.

Meilan Lestari, “Hak Anak Untuk Mendapatkan Perlindungan Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan” 1:2 UIR Law Review 183–190.

Michel Rosenfeld, “Dworkin and the One Law Principle: A Pluralist Critique” (2005) 233:3 Revue internationale de philosophie 363–392.

Mudzakkir, “Kedudukan Korban Tindak Pidana Dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia Berdasarkan KUHP Dan RUU KUHP” (2011) 14:1 Jurnal Ilmu Hukum 29–30.

Muhaemin B, “Prinsip-Prinsip Dasar Tentang Hak Perlindungan Anak (Tinjauan Quranik, Hadis, Dan Hukum Positif)” (2016) 14:1 Jurnal Hukum Diktum 77–87.

Muhammad Akib, “Refleksi Pemikiran Hukum Modern Suatu Orientasi Menuju Paradigma Deep Ecologi dalam Pengkajian Ilmu Hukum” (2009) 27:2 Jurnal Hukum Pro Justitia 155–167.

Muhammad Farhan Abdillah & Iman Santoso, “Psikiater Dalam Ranah Hukum Peradilan Pidana” 10:1 Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha.

Muhammad Haviz Burahman, “Peran Keluarga Dalam Pendampingan Dan Pemulihan Kepada Anak Yang Menjadi Korban Kekerasan Seksual di Kota Dumai” (2022) 2:2 Educational Journal: General and Specific Research.

Muhammad Mustofa, “Peran Ilmu-ilmu Forensik dalam Penegakan Hukum di Indonesia (Suatu Tinjauan dari Sudut Pandang Kriminologi)” (2010) 73 Jurnal Studi Kepolisian.

Novi Cahya Dewi, “Individual Differences in Developmental Psychology Early Childhood Mentality” (2021) 4:2 Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam 447–459.

Reko D Salfutra, “Hak Asasi Manusia Dalam Perspektif Filsafat Hukum” (2018) 12:2 Jurnal Hukum Progresifi 2146–2158.

Rena Yulia, “Mengkaji Kembali Posisi Korban Kejahatan Dalam Sistem Peradilan Pidana” (2016) 28:1 Jurnal Mimbar Hukum 33–45.

Rifdah Arifah Kurniawan, R Nunung Nurwati, & Hetty Krisnani, “Peran Pekerja Sosial Dalam Menangani Anak Korban Kekerasan Seksual” (2019) 6:1 Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat.

Rinna Dwi Lestari, “Perlindungan Hukum Perempuan Pelaku Aborsi Dari Korban Perkosaan Terhadap Ancaman Tindak Pidana Aborsi” (2020) 1:1 Magistra Law Review.

Riza Sativa, “Scientific Investigation dalam Penyidikan Tindak Pidana Pembunuhan” (2021) 15:1 Jurnal Ilmu Kepolisian.

Rumelda Silalahi & Rasmita Luciana, “Pandangan Hukum Kesehatan Terhadap Abortus Provocatus Berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009’” 27:3 Jurnal Darma Agung.

Teo Dentha Maha Pratama, Anak Agung Sagung Laksmi Dewi, & Ni Made Sukaryati Karma, “Tindak Pidana Pemerkosaan Dalam Perspektif Perlindungan Hukum Perempuan” 1:2 Jurnal Interpretasi Hukum.

Thomas Chandra, “Overmacht (Daya Paksa) dalam Hukum Pidana”, Lembaga Bantuan Hukum Pengayoman Universitas Katolik Parahyangan (1 June 2021), online: .

Tri Wahyu Widiastuti, “Prinsip Individualisasi Pidana Dalam Hukum Pidana Dan Hukum Pidana Islam Di Indonesia” (2010) 9:2 Wacana Hukum.

Frenia Nababan et al, Problem Aturan Aborsi: Ancaman Kriminalisasi Tenaga Kesehatan, Korban Perkosaan, dan Ibu Hamil dalam RKUHP, by Frenia Nababan et al (Jakarta Selatan: Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), 2017).
Published
2023-05-10
How to Cite
OHOIWUTUN, Y.A. Triana; PRABHATA, Evoryo Carel; CHATTERJEE, Pyali. Forensic Approach to Optimise Children’s Right to Opinion in Indonesian Courts. Lentera Hukum, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 45-72, may 2023. ISSN 2621-3710. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/ejlh/article/view/37495>. Date accessed: 15 july 2024. doi: https://doi.org/10.19184/ejlh.v10i1.37495.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.