Implementasi Pengelolaan Sumber Daya Laut Nasional Terhadap Kebijakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau

  • Ahmad Chaidir Mirza Universitas Jember
  • R.A. Rini Anggraini Universitas Jember
  • Iwan Rachmad Soetijono Universitas Jember

Abstract

 
Riau Islands Province is an island-based region consisting of a group of islands. The Province has a very strategic geographic location due to bordering the neighboring countries in Southeast Asia, viz. Singapore, Brunei Darussalam, Malaysia, Cambodia, and Vietnam. It is different from other Island-based provinces, in which it lies in the hub areas of Malacca Strait. It shows that the Province is an important location to trade from America, Europe and Asia, in addition to a plenty of marine resources that will potentially maximize local government’s revenue and prosper society in the province. However, such marine resource has not been well-managed by local government by which in 2013 the figure shows poverty rate remains high. The decline of poverty rate counts only in urban areas where they do not lie in submarine areas, but the poverty has increased and could not be well-resolved. It asserts that the Government of Riau Islands has not maximized local powers to resolve poverty problems in the region.
Keywords: Policy, Local Government, National Marine Resources

References


  1. Ari Mulianta Ginting, Kendala Pembangunan Provinsi Daerah Kepulauan: Studi Kasus Privinsi Kepulauan Riau, Politica Vol. 4, No. 1, Mei 2013.

  2. Dina Sunyowati, Kerangka Hukum Pengelolaan Wilayah Pesisir Berdasarkan Konsep Integrated Coastal menagement Dalam Rangka Pembangunan Kelautan Berkelanjutan, Ringkasan Disertasi, Program Pascasarjana Universitas Airlangga, Surabaya, 2008.

  3. Dwi Kherisna Payadnya dan I Wayan Suarbha, Kewenangan Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam (Tinjauan Yuridis Kekhususan Suatu Daerah Dalam Sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia) Fakultas Hukum Universitas Udayana, 2013.

  4. Herry Darwanto dan Dwiagus Stepantoro, Pembangunan Daerah: Penataan Ruang Kawasan Pesisir Laut Dan Pulau-Pulau Kecil, serta Hubungan Dengan Penataan Ruang Wilayah. 2000 September/Oktober.

  5. I Dewa Gede Atmadja, Ilmu Negara (Sejarah, Konsep Negara dan Kajian Kenegaraan, Setara Malang, 2012. Indien Winarwati, Konsep Negara Kepulauan Prespektif Hukum Laut dan Penetapan Garis Batas Negara, Setara Press, Jakarta, 2016.

  6. Imam Subekti, Implikasi Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Laut di Indonesia Berlandaskan Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF), Dosen Fak. Hukum Universitas Wahid Hasyim Alumni MIH UNDIP.  2010.

  7. Indien Winarwati, Konsep Negara Kepulauan Prespektif Hukum Laut dan Penetapan Garis Batas Negara, Setara Press, Jakarta, 2016.

  8. Manuputty, A.E.W. 2008. Didalam Jurnal Hengky K. Baransano dan Jubhar C. Mangimbulude, Eksploitasi dan Konservasi Sumberdaya Hayati Laut dan Pesisir di Indonesia (Program Pascasarjana Magister Biologi Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga–Jawa Tengah), April 2011, Volume 3, Nomor 1.

  9. Pedoman Kategori Pengelolaan Kawasan Lindung, 1994, Komisi International Union for Conservation of Nature and Natural Resources di Taman Nasional dan Kawasan Lindung dengan bantuan dari World Conservation Union.

  10. Pemerintah Kepulauan Riau, Potensi Daerah dari Sektor Alam http://bappeda.kepriprov.go.id/index.php/data-informasi/ potensi-daerah/47-potensi-daerah/196-profil-alam provinsi-kepulauan-riau ( Diakses pada hari Rabu, Tanggal 05 April 2017, pukul 20.00).

  11. Pemerintah Kepulauan Riau, Potensi Daerah dari Sektor Perikanan http://bappeda.kepriprov.go.id/index.php/data-dan informasi/2013-02-04-08-49-43/91-potensi-daerah/180-sektor-perikanan. (Diakses pada hari Rabu, Tanggal 05 April 2017, pukul 20.00).

  12. Rahardjo Adisasmita, Manajemen Pemerintah Daerah, 2011, Yogyakarta, Graha Ilmu.

  13. Syamsumar Dam, Politik Kelautan, Jakarta: Bumi Aksara, 2010.

  14. Tridoyo Kusumastanto, Pengembangan Sumberdaya Kelautan Dalam Memperkokoh Perekonomian Nasional Abad 21, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Institut Pertanian Bogor, 2000.

  15. Tridoyo Kusumastanto, Pengembangan Sumberdaya Kelautan Dalam Memperkokoh Perekonomian Nasional Abad 21, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Institut Pertanian Bogor, 2000.

  16. Tumpal Manik dan Inge Lengga Sari, Analisis Pengaruh Industri Maritim Melalui Transportasi Perhubungan Laut, Pariwisata Bahari, Perikanan Tangkap Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dan Pertumbuhan Aset (Studi Di Propinsi Kepri Melalui Pendekatan Analisis Jalur) Universitas Maritim Raja Ali Haji, JEMI VOL.5 No.2 Desember, 2014.

Published
2017-08-28
How to Cite
MIRZA, Ahmad Chaidir; ANGGRAINI, R.A. Rini; SOETIJONO, Iwan Rachmad. Implementasi Pengelolaan Sumber Daya Laut Nasional Terhadap Kebijakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. e-Journal Lentera Hukum, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 79-94, aug. 2017. ISSN 2355-4673. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/eJLH/article/view/4758>. Date accessed: 18 nov. 2017.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.