Ketahanan Beberapa Aksesi Tembakau Cerutu Terhadap Penyakit Cucumber Mozaic Virus (CMV)

  • Cece SUHARA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan beberapa aksesi tembakau cerutu (Nicotiana tabacum L.) terhadap penyakit Cucumber Mosaic Virus (CMV) Penelitian dilaksanakan di Laboratorium dan Rumah Kasa Fitopatologi Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat Malang, mulai bulan Mei sampai dengan Oktober tahun 2006. Rancangan percobaan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan. Perlakuan terdiri dari 30 aksesi tembakau cerutu termasuk tanaman kontrol. Unit perlakuan 10 tanaman tiap aksesi. Parameter pengamatan dengan menghitung luas serangan, intensitas serangan dan persentase daun yang terserang pertanaman. Inokulasi dilakukan pada umur dua minggu setelah tanam pada tiga helai daun bagian atas yang telah membuka secara mekanis setelah ditaburi carborundum 600 mess. Ekstrak daun tembakau yang sakit dalam buffer fosfat pH 7 dioleskan secara merata menggunakan kapas steril. Pengamatan dilakukan satu minggu setelah inokulasi dengan interval satu minggu. Hasil evaluasi menunjukkan ketahanan aksesi tembakau cerutu terhadap penyakit CMV diperoleh : dua aksesi sangat tahan yaitu S.2234 dan S.2398 dengan rata-rata luas serangan 0,00%.
Published
2012-12-05
How to Cite
SUHARA, Cece. Ketahanan Beberapa Aksesi Tembakau Cerutu Terhadap Penyakit Cucumber Mozaic Virus (CMV). Jurnal Pengendalian Hayati, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 73-77, dec. 2012. ISSN 1979-2190. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPH/article/view/18>. Date accessed: 19 mar. 2019.
Section
Artikel Penelitian

Keywords

Nicotiana tabacum L., aksesi, tembakau cerutu, Cucumber Mosaic Virus (CMV).