FAKTOR PENGHAMBAT PARTISIPASI PUBLIK DALAM PENCEGAHAN KORUPSI MELALUI APLIKASI E-GOVERNMENT DI INDONESIA

  • Dini Arwati Universitas Widyatama, Bandung
  • Dini Verdania Latif Universitas Widyatama, Bandung

Abstract

Abstrak
Artikel ini merupakan kajian berbagai literature dari berbagai negara tentang factor
penghambat partisipasi public dalam pencegahan korupsi melalui aplikasi E- government di
Indonesia. Kemajuan teknologi secara langsung berdampak pada setiap aktivitas yang
digunakan baik kegiatan pemerintahan maupun perusahaan. Upaya lain yang dilakukan untuk
mencegah korupsi di pemerintahan adalah dengan penerapan e-government. E-government
dapat mempercepat pekerjaan dan mampu menyediakan informasi yang transparan dan
akuntabel. Penerapan e-government tidak akan efektif untuk mencegah terjadinya korupsi
tanpa adanya partisipasi public dalam bentuk pengawasan aktivitas pemerintahan. Beberapa
fasilitas telah disediakan untuk memungkinkan interaksi antara pemerintah dengan
masyarakat, seperti, Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat ( LAPOR), yang diinisiasi
Kantor Staf Presiden (KSP), aplikasi Clue yang terdapat di Jakarta Smart City, Command Center
milik Pemerintah Kota Surabaya, aplikasi ini telah memberikan kesempatan kepada
masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan dan peningkatan kualitas layanan
publik. Masyarakat diharapkan berperan aktif melaporkan tindakan pelanggaran ataupun
penyelewengan.
Kata Kunci: Partisipasi Publik, Pencegahan korupsi, e-government di Indonesia

Published
2018-12-11
How to Cite
ARWATI, Dini; LATIF, Dini Verdania. FAKTOR PENGHAMBAT PARTISIPASI PUBLIK DALAM PENCEGAHAN KORUPSI MELALUI APLIKASI E-GOVERNMENT DI INDONESIA. UNEJ e-Proceeding, [S.l.], dec. 2018. ISSN 0000-0000. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/prosiding/article/view/9185>. Date accessed: 21 mar. 2019.