PENGEMBANGAN KAPASITAS PETANI TERHADAP PENERAPAN BIOTEKNOLOGI TEBU DI WILAYAH BESUKI JAWA TIMUR

  • Pairan Pairan Universitas Jember
  • Sri Yuniati
  • Djoko Susilo

Abstract

Menurunnya produktivitas tebu salah satunya disebabkan ketidaktersediaan bibit unggul. Melalui pengembangan bioteknologi pertanian diyakini akan dapat meningkatkan produksi tebu, di samping dapat menghemat waktu, biaya, dan tenaga. Namun bioteknologi tebu belum tentu bisa diterima oleh petani. Penelitian ini bertujuan meneliti respon petani dan dampak penerapan bioteknologi tebu serta menyusun model pengembangan kapasitas petani terhadap penerapan boteknologi tebu. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa penerapan bioteknologi akan didukung oleh petani selama tebu hasil bioteknologi dapat memberikan keuntungan pada petani. Namun penerapan bioteknologi juga menimbulkan kekhawatiran petani terhadap dampak sosial – ekonomi dan budaya yang akan diterimanya. Oleh karena itu penerapan bioteknologi tebu harus didukung dengan pengembangan kapasitas petani karena terkait dengan proses transformasi pengetahuan dan teknologi yang baru. Model pengembangan kapasitas petani dilakukan melalui tiga tahapan yaitu tahap penyadaran, tahap transformasi kemampuan, dan tahap peningkatan kemampuan. Melalui pengembangan kapasitas petani diharapkan akan dapat mengurangi resistensi terhadap penerapan bioteknologi tebu.
Kata kunci: Pengembangan Kapasitas, Bioteknologi, Petani Tebu

Published
2018-10-09
How to Cite
PAIRAN, Pairan; YUNIATI, Sri; SUSILO, Djoko. PENGEMBANGAN KAPASITAS PETANI TERHADAP PENERAPAN BIOTEKNOLOGI TEBU DI WILAYAH BESUKI JAWA TIMUR. Journal of Social and Political Science, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 58 - 68, oct. 2018. ISSN 2615-0964. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/jsps/article/view/8240>. Date accessed: 24 jan. 2019.
Section
Articles