STRATEGI PENGELOLAAN KAWASAN PESISIR DI KECAMATAN BANCAR KABUPATEN TUBAN

  • Sri Musrifah Universitas PGRI Ronggolawe
  • Miftachul Munir Universitas PGRI Ronggolawe

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan faktor internal dan eksternal dalam pengelolaan kawasan pesisir di kecamatan Bancar kabupaten Tuban dan merumuskan strategi pengelolaan kawasan pesisir di kecamatan Bancar kabupaten Tuban. Penelitian dilakukan di kecamatan bancar dengan mengambil fokus penelitian pada lima desa yang ada di kecamatan Bancar kabupaten Tuban, yaitu desa Margosuko, Bancar, Bogorejo, Boncong dan Sukolilo.


Penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang menjadi kekuatan dalam pengelolaan kawasan pesisir di kecamatan Bancar yaitu dukungan masyarakat terhadap upaya pengelolaan kawasan pesisir kecamatan Bancar Tuban, Dukungan masyarakat terhadap upaya pengelolaan kawasan pesisir kecamatan Bancar Tuban, dan dukungan LSM lingkungan (Mangrove Center Tuban) dalam kegiatan pengelolaan kawasan pantai kecamatan Bancar. Namun demikian, terdapat juga beberapa kelemahan dari faktor internal, yaitu beberapa tanah di pinggir pantai adalah tanah dengan sertifikat atas nama pribadi, pemukiman yang terlalu dekat dengan pantai, penambangan pasir laut secara ilegal, terbatasnya dana dari pemerintah, beberapa kantor milik pemerintah terletak di pinggir pantai, belum adanya perangat hukum yang membatasi penambahan lahan atau reklamasi oleh penduduk yang tinggal berbatasan dengan laut. Akibat pembangunan dan reklamasi pantai menyebabkan perubahan pola arus dan menyebabkanerosi pada daerah lain, dan ada layanan publik terletak di pinggir pantai (pom bensin). Sedangkan faktor eksternal yang menjadi peluang dalam pengelolaan kawasan pesisir di kecamatan Bancar adalah potensi kawasan yang cukup besar untuk bias mendatangkan wisatawan apabila terkelola dengan baik. Sementara itu, faktor eksternal yang menjadi ancamannya adalah pembuangan limbah sampah rumah tangga ke laut, kepentingan pihak-pihak tertentu dan kemunduran garis pantai dalam kurun waktu tahun 1972-2015 rata-rata sekitar 1000.64 meter.


Mengacu pada faktor internal dan eksternal tersebut, strategi yang dapat dilakukan untuk mengelola kawasan pesisir di kecamatan Bancar adalah: (1) melibatkan semua pihak dalam pengelolaan kawasan pesisir di kecamatan Bancar (Masyarakat, pemerintah, LSM, stakeholde r, dll); (2) menyiapkan infrastruktur untuk menunjang pengembangan pariwisata; (3) pengembangan pariwisata yang melibatkan masyarakat local; (4) implementasi dan penegakan aturan yang jelas; (5) pembatasan pembangunan, baik pemukiman, usaha pribadi, infrastruktur yang memberikan dampak pada kawasan pesisir, (6) menggandeng perusahaan-perusahaan yang ada di Tuban (Semen Indonesia, Holcim, TPPI) untuk menyalurkan CSR nya pada program pengelolaan kawasan pesisir Bancar; (7) penyuluhan dan pendidikan lingkungan kepada masyarakat; (8) perencanaan pembangunan yang bersifat strategis; (9) memperbanyak penanaman vegetasi pantai; (10) pengendalian pencemaran lingkungan di wilayah pantai Bancar; dan (11) menggandeng pihak swasta untuk terlibat pada dalam pembangunan penangkis/ pemecah gelombang.


Kata kunci: Strategi pengelolaan, pesisir kecamatan Bancar Tuban, analisis SWOT

Published
2019-09-06
How to Cite
MUSRIFAH, Sri; MUNIR, Miftachul. STRATEGI PENGELOLAAN KAWASAN PESISIR DI KECAMATAN BANCAR KABUPATEN TUBAN. Journal of Social and Political Science, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 14 - 23, sep. 2019. ISSN 2615-0964. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/jsps/article/view/13638>. Date accessed: 21 nov. 2019.
Section
article

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.