Biobriket Arang Sekam Padi sebagai Sumber Energi Terbarukan untuk Aplikasi Pandai Besi

  • Wenny Maulina Faculty of Mathematics and Natural Science, University of Jember
  • Yudi Aris Sulistiyo Faculty of Mathematics and Natural Science, University of Jember
  • Endhah Purwandari Faculty of Mathematics and Natural Science, University of Jember

Abstract

Sumber energi terbarukan berbasis biomassa merupakan sumber daya potensial menggantikan kayu bakar atau batu bara yang persediannya semakin menipis sebagai bahan bakar industri pandai besi. Salah satu potensi biomassa adalah sekam padi yang dapat dijadikan bahan baku pembuatan biobriket. Oleh karena itu, tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menghasilkan biobriket arang sekam padi sebagai bahan bakar alternatif pada industri pandai besi. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu 1) pembuatan alat pencetak yang mampu menghasilkan 4 buah biobriket sekali produksi, 2) pembuatan biobriket arang sekam dan diuji sifat dan karakteristiknya, dan 3) pelatihan pembuatan dan penerapan langsung biobriket untuk proses pemanasan besi pada industri pandai besi. Karakteristik biobriket arang sekam diuji berdasarkan nilai kapasitas kalor, kadar air, kadar abu, dan volatile matter berturut–turut adalah 3709,47 kalori per gram; 4,27%; 3,93%; dan 59,20%. Hasil pengujian pembakaran secara langsung menghasilkan nyala api berwarna biru dengan suhu berkisar 533,8 – 704,3 oC. Hasil biobriket telah diimplementasikan dan mampu diterima untuk menggantikan kayu bakar yang selama ini digunakan pada sentra pengrajin pandai besi di Desa Suger Kidul, Kec. Jelbuk, Kab. Jember. 

References

Badan Pusat Statistik. 2011. Statistical Yearbook of Indonesia 2011. Jakarta, Indonesia: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. 2018. Ringkasan Eksekutif: Luas Panen Dan Produksi Beras 2018. Jakarta, Indonesia: Badan Pusat Statistik.
International Energy Agency. 2018. World Energy Outlook 2018: Executive summary. www.iea.org/weo/.
Jamilatun, S. 2008. Sifat-sifat penyalaan dan pembakaran briket biomassa, briket batubara dan arang kayu. Jurnal Rekayasa Proses, 2(2):37–40.
Martynis, M., E. Sundari, dan E. Sari. 2012. Pembuatan biobriket dari limbah cangkang kakao. Jurnal Litbang Industri, 2(1):35–41.
Mulyadi, A. F., I. A. Dewi, dan P. Deoranto. 2013. Pemanfaatan kulit buah nipah untuk pembuatan briket bioarang sebagai sumber energi alternatif. Jurnal Teknologi Pertanian, 14(1):65–72.
Qistina, I., D. Sukandar, dan Trilaksono. 2016. Kajian kualitas briket biomassa dari sekam padi dan tempurung kelapa. Jurnal Kimia Valensi, 2(2):136–142.
Sedighi, M. dan H. Salarian. 2017. A Comprehensif Review of Technical Aspect of Biomass Cookstoves. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 70:656-665.
Tirono, M. dan Sabit, A. 2011. Efek suhu pada pengarangan terhadap nilai kalor arang tempurung kelapa (Coconut Shell Charcoal). Jurnal Neutrino, 3(2): 143-152.
Published
2020-11-29
How to Cite
MAULINA, Wenny; SULISTIYO, Yudi Aris; PURWANDARI, Endhah. Biobriket Arang Sekam Padi sebagai Sumber Energi Terbarukan untuk Aplikasi Pandai Besi. Warta Pengabdian, [S.l.], v. 14, n. 4, p. 222-230, nov. 2020. ISSN 2655-7509. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/WRTP/article/view/15287>. Date accessed: 03 dec. 2022.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.