PENGARUH SOLUTION TREATMENT TERHADAP KEKERASAN KOMPOSIT ADC12/nano-Al2O3

  • Andi Kurniawan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember
  • Imam Sholahuddin Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember
  • Salahuddin j Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember
  • Santoso Mulyadi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember

Abstract

Komposit logam atau Metal Matrix Composite (MMC) merupakan material yang dibentuk dengan menggabungkan dua material atau lebih untuk memperoleh material baru yang mempunyai sifat mekanik yang lebih baik. MMC terdiri dari matriks dan reinforce, matriks dari MMC biasanya menggunakan logam lunak seperti aluminium, dan reinforce menggunakan material keramik berukuran mikro hingga nano seperti SiC, Al 2 O 3 , dsb. Semakin kecil ukuran partikel dari reinforce maka semakin kecil juga tingkat porositas dari MMC. Pemberian proses perlakuan panas terhadap Aluminium memiliki bermacam-macam tujuan, yang salah satunya adalah untuk menyeragamkan butiran, untuk memperhalus butiran, menaikkan kekerasan, menambah keuletan, meningkatkan machinability ataupun untuk tujuan lainnya. Maka untuk mendapatkan sifat-sifat tersebut diperlukan proses perlakuan. Metode heat treatment T6 dengan variasi solution treatment dengan suhu 540 °C selama 2 jam, 540 °C selama 4 jam, 540 °C selama 6 jam dan 540 °C 8 jam, kemudian di artifial aging dengan suhu 185 °C selama 6 jam. Dengan hasil kekerasan terbaik 81,96 HRB untuk solution treatment suhu 540 °C selama 8 jam.


Kata Kunci: Solution Treatment, Aluminium ADC12, MMC, Mechanical Properties, Hardness

Published
2018-01-01
How to Cite
KURNIAWAN, Andi et al. PENGARUH SOLUTION TREATMENT TERHADAP KEKERASAN KOMPOSIT ADC12/nano-Al2O3. STATOR: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 53-55, jan. 2018. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/STATOR/article/view/7506>. Date accessed: 02 dec. 2020.
Section
Articles