PENGARUH PENAMBAHAN MAGNESIUM DAN STRONTIUM TERHADAP KEKERASAN KOMPOSIT A356/nano-Al2O3 DENGAN METODE STIR CASTING

  • Rahmatullah Tites Wicaksono Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember
  • Salahuddin Junus Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember
  • M. Fahrur Rozy Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember

Abstract

Komposit logam atau biasa dikenal MMC adalah material yang terdiri dari matrik berupa logam dan paduanya yang diperkuat oleh bahan penguat dalam bentuk continous fibre, whiskers, atau particulate. Komposit aluminium dapat dihasilkan menggunakan metode Stir Casting. Al2O3  sebagai reinforce dengan ukuran nano dapat meningkatkan kekuatan tarik dan kekerasan dari komposit aluminium. Strontium sebagai modifier mengubah morfologi fase Mg2Si pada komposit aluminium menjadi lebih halus serta meningkatkan kepadatan jumlah partikel fasa eutektik Mg2Si. Komposit aluminium  dikombinasikan dengan variasi persentase Strontium 0.02% hingga 0.03%, Mg 3% hingga 7%, dan nano Al2O3 sebesar1%, 2%, dan 3%. Pengujian menunjukkan hasil yang optimal untuk kekerasan dengan persentase strontium sebesar 0.03%, Mg 7%, dan Al2O3 3%  dengan nilai kekerasan 68,6 HRB.


Keywords : Aluminium A356, Metal Matrix Composite, Mechanical Properties, Hardness

Published
2018-01-01
How to Cite
WICAKSONO, Rahmatullah Tites; JUNUS, Salahuddin; ROZY, M. Fahrur. PENGARUH PENAMBAHAN MAGNESIUM DAN STRONTIUM TERHADAP KEKERASAN KOMPOSIT A356/nano-Al2O3 DENGAN METODE STIR CASTING. STATOR: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 79-81, jan. 2018. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/STATOR/article/view/7494>. Date accessed: 24 feb. 2020.
Section
Articles