NAMA SAPAAN MASYARAKAT MADURA DI DESA LEDOKOMBO KABUPATEN JEMBER

  • Rohmat Andy Arif Maulana

Abstract

Nama sapaan merupakan nama yang dipakai untuk menyebut dan memanggil para pelaku dalam suatu peristiwa bahasa.
Sebagai salah satu fenomena bahasa, terdapat perbedaan yang ditemukan di Desa Ledokombo yaitu nama sapaan yang tidak
sesuai dengan nama diri orang tersebut, sangat menyimpang dan tidak mempunyai keterkaitan dari orang yang
bersangkutan. Hal itulah yang menjadi daya tarik untuk dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk
menemukan dan mendeskripsikan wujud nama sapaan dan konteks yang melatarbelakangi nama sapaan masyarakat Madura
di Desa Ledokombo Kabupaten Jember. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rancangan
penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata atau frasa nama sapaan beserta variasinya dan konteks yang
melatarbelakangi nama sapaan dan sumber data pada penelitian adalah hasil observasi dan wawancara dari masyarakat pada
lokasi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wujud nama sapaan masyarakat Madura di Desa Ledokombo
memiliki enam variasi yaitu nama sapaan berdasarkan kemiripan dengan orang lain dan perilaku hewan, nama sapaan
berdasarkan nama makanan, nama sapaan berdasarkan kebiasaan atau pekerjaan yang dilakukan, nama sapaan berdasarkan
nama bapak atau ibu, nama sapaan berdasarkan bulan kelahiran pada tahun Hijriah, dan nama sapaan berdasarkan
pemberian masyarakat yang tidak memiliki hubungan dengan orang yang terkait. Konteks yang melatarbelakangi hadirnya
nama sapaan tersebut yaitu konteks bercanda atau bergurau, konteks pembeda, konteks kebiasaan, konteks kemudahan
pelafalan, dan konteks pergeseran objek.

Published
2018-04-07
How to Cite
MAULANA, Rohmat Andy Arif. NAMA SAPAAN MASYARAKAT MADURA DI DESA LEDOKOMBO KABUPATEN JEMBER. Lingua Franca, [S.l.], v. 13, n. 1, apr. 2018. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/LF/article/view/7416>. Date accessed: 20 aug. 2019.
Section
General