STRATEGI TINDAK TUTUR MENOLAK ANAK USIA 7 TAHUN

  • Siti Maryamah

Abstract

Strategi tindak tutur menolak anak usia 7 tahun merupakan fenomena bahasa yang digunakan oleh anak untuk menolak
sebuah perintah, permintaan, tawaran, maupun ajakan apabila anak tidak ingin memenuhinya. Strategi tindak tutur menolak
tersebut memiliki keunikan-keunikan tertentu, sehingga menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan
temuan berupa strategi tindak tutur menolak melalui pendayagunaan unsur lingual, pendayagunaan konteks, dan
pendayagunaan unsur lingual dan kontekstual. Dengan menggunakan rancangan deskriptif-interpretatif, penelitian ini
mengambil data segmen tindak tutur menolak beserta konteksnya yang dikumpulkan melalui teknik observasi yang
didukung teknik catatan lapang, teknik rekam, dan teknik elisitasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi tindak
tutur menolak melalui unsur lingual berupa kosakata penolakan disertai pernyataan alasan, tuturan berisi perintah, kosakata
penolakan disertai pernyataan alternatif, dan kosakata penolakan disertai pernyataan penegasan dan alasan. Strategi tindak
tutur menolak melalui pendayagunaan konteks berupa pendayagunaan konteks psikologis dan pendayagunaan konteks
aksiologis. Strategi tindak tutur menolak melalui pendayagunaan unsur lingual dan kontekstual berupa tindakan disertai
pernyataan informasi, tindakan disertai pernyataan alasan, psikologi disertai pernyataan informasi, dan psikologi disertai
pernyataan alasan.

Published
2018-04-07
How to Cite
MARYAMAH, Siti. STRATEGI TINDAK TUTUR MENOLAK ANAK USIA 7 TAHUN. Lingua Franca, [S.l.], v. 13, n. 1, apr. 2018. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/LF/article/view/7413>. Date accessed: 18 june 2019.
Section
General