Peranan Bakteri Endofit Dalam Reaksi Ketahanan Tanaman Terhadap Patogen

  • Nurul HIDAYAH
  • Titiek YULIANTI

Abstract

Bakteri endofit hidup dan tumbuh di dalam jaringan tanaman serta secara aktif mengkolonisasinya
baik secara lokal maupun sistemik melalui proses hidrolisis. Bakteri endofit masuk ke dalam jaringan
tanaman melalui lubang alami maupun luka baik yang diakibatkan oleh faktor biotik maupun abiotik
atau sebagai akibat dari proses pertumbuhan akar tanaman. Populasi bakteri endofit yang paling
tinggi terdapat pada akar. Bakteri endofit termasuk salah satu kelompok mikroba yang memegang
peranan penting dalam reaksi ketahanan tanaman terhadap patogen, diantaranya sebagai agens
pengendali hayati serta penginduksi pertumbuhan tanaman (plant growth promoting). Kelompok
bakteri endofit ini pada umumnya berasal dari genus Pseudomonas, Bacillus, Enterobacter, dan
Agrobacterium. Berbagai jenis cendawan patogen yang diketahui dapat dikendalikan dengan bakteri
endofit ini, seperti Fusarium oxysporum f.sp. vasinfectum, Rhizoctonia solani, Sclerotium rolfsii,
Pythium miriotylum, dan sebagainya. Mekanisme antagonisme yang terjadi antara cendawan patogen
juga beragam, di antaranya dengan terjadinya reaksi antibiosis, antifungi, serta nematisidal.
Published
2012-12-05
How to Cite
HIDAYAH, Nurul; YULIANTI, Titiek. Peranan Bakteri Endofit Dalam Reaksi Ketahanan Tanaman Terhadap Patogen. Jurnal Pengendalian Hayati, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 88-93, dec. 2012. ISSN 1979-2190. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPH/article/view/23>. Date accessed: 19 june 2019.
Section
Telaah

Keywords

bakteri endofit, pengendalian hayati, antagonisme, antibiosis.