TheImpact of Using Local Language Equivalence in the Classroom on the Students’Attitude toward English: A Teacher’s Reflection

  • Yuyun Sri Kartikaningsih FKIP UNEJ

Abstract

Abstract. Meninggalkan metode ‘grammartranslation’ bukan berarti menghindari terjemah dalam pempelajaran di kelas.Kenyataan bahwa penggunaan bahasa lokal dalam pergaulan sehari-hari  (Madura dan Jawa) di lingkungan sekolah mempengaruhikeberhasilan pembelajaran Bahasa Inggris, terjemah langsung berdasarkan  equivalensi menjadi sangat penting. Olehkarena itu, aspek  lexico-cultural perludipertimbangkan dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini akanmerefleksi penggunaan equivalensi bahasa Inggris dengan bahasa lokal sepertipenggunaan frase dan bentuk-bentuk ‘chunks’ serta dampak dari penggunaanequivalensi Bahasa Inggris dengan bahasa lokal terhadap sikap siswa terhadapBahasa Inggris. 120 siswa kelas VII berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa beberapa unit leksikal digunakan untukmenjembatani kesenjangan ’ lexico-cultural’. Dalam penelitian ini juga  ditemukan bahwa rasa percaya diri siswameningkat sehingga mendorong siswa untuk menggunakan Bahasa Inggris di luarkelas melalui ‘code-mixing’ dengan nyaman. .  Key Words: Lexico-Cultural, Equivalence,translation,  attitude

Author Biography

Yuyun Sri Kartikaningsih, FKIP UNEJ
TheImpact of Using Local Language Equivalence in the Classroom on the Students’Attitude toward English: A Teacher’s Reflection YuyunSri Kartikaningsih
Published
2013-06-01
How to Cite
KARTIKANINGSIH, Yuyun Sri. TheImpact of Using Local Language Equivalence in the Classroom on the Students’Attitude toward English: A Teacher’s Reflection. Jurnal Pengembangan Pendidikan, [S.l.], v. 10, n. 1, june 2013. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JP2/article/view/880>. Date accessed: 24 feb. 2020.
Section
Articles