MEGALITHIC CULTURE IN RAJEKWESI VILLAGE KENDIT DISTRICT SITUBONDO REGENCY

  • Muarafa Nur Afif Universitas Jember
  • Kayan Swastika Universitas Jember
  • Sumarjono Sumarjono Universitas Jember
  • Mohamad Naim Universitas Jember
  • Akhmad Ryan Pratama Universitas Jember
  • Robit Nurul Jamil Universitas Jember

Abstract

The purpose of this study is to take an inventory of the number of archaeological remains of megalithic culture and other archaeological. The results of this study are the number of archaeological remains of megalithic culture at the Rajekwesi site, with locations spread over two hamlets, namely West Tobe Hamlet 4 remains and East Tobe Hamlet as many as 19 megalithic remains. close together. The belief system, social, economy, and culture adopted by the megalithic cultural community of the Rajekwesi Site, They also have a fairly complex order, namely the existence of social differentiation and social stratification, the culture of the megalithic community at the Rajekwesi Site is confirmed to have an egalitarian or mutual cooperation pattern.

References

Abdurrahman, D. (2007). Metodologi Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Badan Pusat Statistik Situbondo. (2014). Statistik Daerah Situbondo 2014. Situbondo: Badan Pusat Statistik Kabupaten Situbondo.

Badan Pusat Statistik Situbondo. (2019). Kecamatan Kendit Dalam Angka 2019. Situbondo: Badan Pusat Statistik Kabupaten Situbondo.

Badan Pusat Statistik Situbondo. (2021). Statistik Daerah Situbondo 2021. Situbondo: Badan Pusat Statistik Kabupaten Situbondo.

Carpentier, J dkk. (2011). Sejarah Prancis: Dari Zaman Prasejarah hingga Akhir Abad ke-20. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Departemen Pendidikan Nasional Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. (1999). Metode Penelitian Arkeologi. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Gottschalk, L. (1985). Mengerti Sejarah. Terjemahan Nugroho Notosusanto. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press).

Hadimuljono. (1992). Riwayat Penyelidikan Prasejarah Di Indonesia Dalam Tim Penyusun. 1992. 50 Tahun Lembaga Purbakala Dan Peninggalan Nasional 1913-1963. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Hidayat, M. (2007). Menengok Kembali Budaya dan Masyarakat Megalitik Bondowoso. Berkala Arkeologi tahun XXVII Edisi No. 1. Yogyakarta: Berkala Arkeologi.

Juliawati, P. E. (2015). Proses Pembentukan Budaya Tinggalan Arkeologi Di Kabupaten Badung Cultural Formation Process of Archaeological Remains in Badung Regency. Forum Arkeologi Volume 28, Nomor 1.

Kuntowijoyo. (1995). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Nasruddin. (2015). Eksotisme Manik-Manik Menembus Zaman. Perpustakaan Nasional: Katalog dalam Terbitan (KDT).

Pemerintah Desa Rajekwesi. (2020). Daftar Isian Potensi Desa Dan Kelurahan. Desa Rajekwesi.

Prasetyo, B. (1999). Megalitik Di Situbondo Dan Pengaruh Hindu Di Jawa Timur. Berkala Arkeologi XXI (2) 22-29.

Prasetyo, B. (2012). Fenomena Megalitik dan Perkembangan Konsepsi Kepercayaan. Dalam Simanjuntak, T dan Widianto, H (Ed). 2012. Indonesia Dalam Arus Sejarah Jilid 1. Jakarta: PT. Ichtiar Baru van Hoeve bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Prasetyo, B. (2015). Megalitik (Fenomena yang Berkembang di Indonesia). Yogyakarta: Galangpress.

Sjamsuddin, H. (2019). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Soemarjono dkk. (2018). Ceritera di Balik Ribuan Megalit: Kehidupan Komunitas Megalitik Besuki di Bondowoso. Jawa Timur. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo.

Soemarjono dkk. (2019). Kebudayaan Megalitik Di Situbondo: Jejak-Jejak dan Tafsir Historisnya. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo.

Suantika, I. W, (2012). Pengelolaan Sumberdaya Arkeologi Archaeological Resources Management. Forum Arkeologi Volume 25 Nomor 3.

Sutikno. (2020). Analisa Komparatif Usaha Tani Padi Organik Dan Padi Anorganik (Studi Kasus Di Kelompok Tani Sumber Jaya Desa Rajekwesi Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo) Jurnal Ilmiah AGRIBIOS Vol. 18 No. 1.

Swastika, K. (2020a). Kebudayaan Megalitik Di Indonesia: Persebaran, Tipologi, Asal-Usul, dan Kronologinya. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo.

Swastika, K. (2020b). Kebudayaan Megalitik Di Dataran Tinggi Iyang Ijen: Jejak-Jejak Kronologi, Serta Gambaran Sistem Budaya Dan Sistem Sosial Perkembangannya. Yogyakarta: Lakss Bang PressIndo.
Published
2022-06-27
How to Cite
AFIF, Muarafa Nur et al. MEGALITHIC CULTURE IN RAJEKWESI VILLAGE KENDIT DISTRICT SITUBONDO REGENCY. JURNAL HISTORICA, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 17-39, june 2022. ISSN 2964-9269. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JHIS/article/view/29751>. Date accessed: 01 mar. 2024. doi: https://doi.org/10.19184/jh.v6i1.29751.
Section
Articles