SEGMENTASI DAN PERHITUNGAN SEL DARAH PUTIH MENGGUNAKAN OPERASI MORFOLOGI DAN TRANSFORMASI WATERSHED

  • Dwi Syamsuifin Alham Universitas Sembilan Belas November
  • Darlis Herumurti

Abstract

Perhitungan sel darah putih terkait dengan sistem kekebalan tubuh manusia karena bisa memberikan informasi tentang kondisi tubuh manusia seperti diagnosis penyakit, salah satunya leukimia. Penyakit ini ditandai dengan produksi sel darah putih berlebih yang menyebabkan fungsi normal darah menjadi terganggu dan dapat menyebabkan kematian. Untuk itu diperlukan deteksi dini penyakit ini, yang salah satunya dengan menganalisis populasi atau menghitung jumlah sel darah putih pada citra mikroskopis sel darah. Perlu dilakukan metode segmentasi yang tepat agar hasil perhitungan sel dapat maksimal. Metode Watershed merupakan metode yang dapat memisahkan objek yang saling berhimpit, tetapi memiliki kelemahan jika dalam suatu citra terdapat noise atau distribusi intensitas yang tidak merata. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut, maka ditambahkan operasi morfologi di awal untuk mengatasi adanya obyek yang tidak termasuk sel darah putih. Tahap terakhir adalah menghitung sel darah putih menggunakan standar objek yang dianggap sel darah putih normal berdasarkan ukuran roundness obyek. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 35 citra dengan menggunakan nilai SE = 20 pada operasi morfologi opening. Hasilnya, akurasi perhitungan jumlah sel antara sistem dengan manual (ground truth) sebesar 97.67%.

Published
2019-11-22
How to Cite
ALHAM, Dwi Syamsuifin; HERUMURTI, Darlis. SEGMENTASI DAN PERHITUNGAN SEL DARAH PUTIH MENGGUNAKAN OPERASI MORFOLOGI DAN TRANSFORMASI WATERSHED. INFORMAL: Informatics Journal, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 59-67, nov. 2019. ISSN 2503-250X. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/INFORMAL/article/view/13347>. Date accessed: 25 sep. 2020. doi: https://doi.org/10.19184/isj.v4i2.13347.