The Phenomenon of Male Entitlement and Defense Intervention Through Peace Psychology

  • Siti Ahsanul Haq UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Abstract

Hegemoni masculine yang terbentuk sebagai bagian dari budaya patriarki semakin mengijinkan laki-laki untuk menunjukkan bagaimana domimasi mereka terhadap pihak yang berada pada posisi inferior. Pada dasarnya hegemoni maskulinitas ini juga memberikan beban kepada laki-laki, mereka dituntut untuk berpenampilan, bersikap, bertingkah laku sesuai dengan stereotype gender mereka. Karena tuntunan tersebut mereka jadi memaksakan dan terjerat pada maskulinitas yang kaku. Serta ego yang dimiliki laki-laki karena tuntuntan peran gendernya menjadikan fenomena male entintlement sebagai sesuatu yang dianggap laki-laki adalah haknya untuk mendapatkan seusatu yang diinginkan dan mereka wajar untuk melakukan berbagai cara untuk mendapatkannya berujung pada tindakan kekerasan. Budaya patriarki seolah-olah membenarkan hal yang dilakukan laki-laki benar adanya dan landasan daripada itu untuk mempertahankan posisi walaupun harus mengambil jalan diskriminasi dan kekerasan kepada perempuan juga ikut dibenarkan. Metode yang digunakan untuk menganilisis fenomena ini yaitu dengan metode fenomonologi dengan melihat fenomena riil yang terjadi pada masyararakat yang menunjukkan male entitlement benar-benar tumbuh menjadi bagian kehidupan masyarakat dan dampak pada perempuan.

References

Amalia, Mia. 2011. “Kekerasan Perempuan Dalam Perspektif Hukum Dan Sosiokultural.” Jurnal Wawasan Hukum 25 (02).
Apriliandra, Sarah, and Hetty Krisnani. 2021. “PERILAKU DISKRIMINATIF PADA PEREMPUAN AKIBAT KUATNYA BUDAYA PATRIARKI DI INDONESIA DITINJAU DARI PERSPEKTIF KONFLIK.” Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik 3 (1). https://doi.org/10.24198/jkrk.v3i1.31968.
Aula Octavia, Nur, Anung Rachman, and Rendya Adi Kurniawan. 2023. “Mengulik Keteguhan Hati Melawan Budaya Patriarki Melalui Perancangan Karakter Animasi 2D Roro Mendut” 10 (2): 219–35. https://doi.org/10.30998/jd.v10i2.13194.
Barokah, Aas Nurasiah, and Yessy Hermawati. 2019. “Konsep Diri Perempuan Bali Melawan Patriarki Dalam Novel Tempurung Karya Oka Rusmini.” Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra 14 (2). https://doi.org/10.14710/nusa.14.2.262-272.
Billman, B. 2006. “The Enfleshment of Masculinity the Maintenance of Hegemonic Masculinity.” Universitas 2 (2): 48–67.
CNN Indonesia. 2018. “Diperkosa Paman 4 Tahun, Anak Trauma Dengar Kata ‘Palembang,’” 2018. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181213171703-12-353491/diperkosa-paman-4-tahun-anak-trauma-dengar-kata-palembang.
———. 2021. “Dianiaya Mantan, Gadis Cianjur Alami Luka Bakar 60 Persen,” 2021. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210504011936-12-638106/dianiaya-mantan-gadis-cianjur-alami-luka-bakar-60-persen.
Connell, R. W. 2020. Masculinities. Masculinities. https://doi.org/10.4324/9781003116479.
Connell, Raewyn, and James W. Messerschmidt. 2005. “Hegemoni Maskulinitas: Memikirkan Kembali Sebuah Konsep.” Gender and Society 19 (1).
Dancy, Melissa, Katherine Rainey, Elizabeth Stearns, Roslyn Mickelson, and Stephanie Moller. 2020. “Undergraduates’ Awareness of White and Male Privilege in STEM.” International Journal of STEM Education 7 (1). https://doi.org/10.1186/s40594-020-00250-3.
Drianus, Oktarizal. 2019. “HEGEMONIC MASCULINITY: Wacana Relasi Gender Dalam Tinjauan Psikologi Sosial.” Psychosophia: Journal of Psychology, Religion, and Humanity 1 (1). https://doi.org/10.32923/psc.v1i1.867.
Elliani, Charina. 2023. “Viral Dialami Mahasiswi UPH, Kasus Kekerasan Dalam Pacaran Tinggi Di RI.” Detikhealth, 2023. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-6576183/viral-dialami-mahasiswa-uph-kasus-kekerasan-dalam-pacaran-tinggi-di-ri/1.
Fadhil, Muhammad, Fikri Ramdani, Angelina Valent, Irene Cahya, Program Studi, Ilmu Komunikasi, and Universitas Negeri Surabaya. 2022. “REALITAS TOXIC MASCULINITY DI MASYARAKAT,” 230–35.
Fauziah, Zahra, and Nur Hidayah. 2021. “PERL AWANAN TERHADAP BUDAYA PATRIARKI PADA FILM ‘ MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK .’” Jurnal Pendidikan Sosiologi 10 (1).
Fundrika, Bimo Aria & Dinda Rachmawati. 2022. “Aya Canina, Mantan Vokalis Amigdala Alami Kekerasan Dalam Pacaran, Ketahui 6 Cara Keluar Dari Toxic Relationship.” Suara.Com, 2022. https://www.suara.com/lifestyle/2022/02/11/161000/aya-canina-mantan-vokalis-amigdala-alami-kekerasan-dalam-pacaran-ketahui-6-cara-keluar-dari-toxic-relationship.
Harun AR, Mariatul Qibtiyah. 2015. “RETHINKING PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA.” KARSA: Jurnal Sosial Dan Budaya Keislaman 23 (1). https://doi.org/10.19105/karsa.v23i1.607.
Haswar, Andi Muhammad. 2023. “Masalah Rumah Tangga, Suami Di Banjarmasin Aniaya Istri Dan Kakak Iparnya Hingga Luka Parah.” Kompas.Com, 2023. https://regional.kompas.com/read/2023/05/15/183827378/masalah-rumah-tangga-suami-di-banjarmasin-aniaya-istri-dan-kakak-iparnya?page=all#page2.
Hasyim Hasanah. 2013. “Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Dalam Rumah Tangga Perspektif Pemberitaan Media.” Sawwa: Jurnal Studi Gender 9 (1).
Ismiati. 2018. “Pengaruh Stereotype Gender Terhadap Konsep Diri Perempuan.” TAKAMMUL: Jurnal Studi Gender Dan Islam Serta Perlindungan Anak 7 (1).
Komnas Perempuan. 2023. “Kekerasan Terhadap Perempuan Di Ranah Publik Dan Negara: Minimnya Perlindungan Dan Pemulihan.”
Kurniawati, Diyan. 2019. “Perlawanan Perempuan Terhadap Budaya Patriarki Dalam Cerpen-Cerpen Kalimantan Timur.” LOA: Jurnal Ketatabahasaan Dan Kesusastraan 13 (1): 50–56. https://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/loa/article/view/1582.
NOVIANI P, UTAMI ZAHIRAH, Rifdah Arifah, CECEP CECEP, and Sahadi Humaedi. 2018. “MENGATASI DAN MENCEGAH TINDAK KEKERASAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN DENGAN PELATIHAN ASERTIF.” Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 5 (1). https://doi.org/10.24198/jppm.v5i1.16035.
Octaviani, Clarissa Nathania, Edy Prihantoro, Sariyati, and Emilianshah Banowo. 2022. “GERAKAN FEMINISME MELAWAN BUDAYA PATRIARKI DI INDONESIA.” BroadComm 4 (1). https://doi.org/10.53856/bcomm.v4i1.232.
Pujiastuti, Triyani. 2014. “Peran Orang Tua Dalam Pembentukan Identitas Gender Anak.” Jurnal Ilmiah Syi’ar 14 (1).
Qosyasih, Nelis Nazziatus Sadiah, Amirullah Amirullah, and Zamah Sari. 2023. “Hegemoni Maskulinitas: Konstruksi Gender Pada Pendidikan Anak Usia Dini.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 7 (1). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3168.
Santoso, Agung Budi. 2019. “Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Terhadap Perempuan: Perspektif Pekerjaan Sosial.” KOMUNITAS 10 (1). https://doi.org/10.20414/komunitas.v10i1.1072.
Santoso, T. 2019. Konflik Dan Perdamaian. CV Saga Jawadwipa. http://repository.petra.ac.id/18927/.
Sari, Intan Permata. 2018. “KEKERASAN DALAM HUBUNGAN PACARAN DI KALANGAN MAHASISWA : STUDI REFLEKSI PENGALAMAN PEREMPUAN.” DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi 7 (1). https://doi.org/10.21831/dimensia.v7i1.21055.
Schwiter, Karin, Julia Nentwich, and Marisol Keller. 2021. “Male Privilege Revisited: How Men in Female-Dominated Occupations Notice and Actively Reframe Privilege.” Gender, Work and Organization 28 (6). https://doi.org/10.1111/gwao.12731.
Singh, Urvashi. 2017. “Caste & Masculinity: A Critique of R.W. Connell’s Theory on Masculinity.” International Journal of Gender & Women’s Studies 5 (2). https://doi.org/10.15640/ijgws.v5n2a11.
Suprapto, Deddy. 2018. “Representasi Maskulinitas Hegemonik Dalam Iklan.” Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Sains Dan Humaniora 2 (1). https://doi.org/10.23887/jppsh.v2i1.14004.
Tanjung, Idon. 2023. “Kesal Anak Tak Mau Diajak Pulang, Suami Tikam Istri Hingga Kritis Di Pekanbaru.” Kompas.Com, 2023. https://regional.kompas.com/read/2023/05/15/125636578/kesal-anak-tak-mau-diajak-pulang-suami-tikam-istri-hingga-kritis-di.
Vito, Christopher, Amanda Admire, and Elizabeth Hughes. 2018. “Masculinity, Aggrieved Entitlement, and Violence: Considering the Isla Vista Mass Shooting.” NORMA 13 (2). https://doi.org/10.1080/18902138.2017.1390658.
Wahyuni, Devi Sri, Siti Komariah, and Rika Sartika. 2020. “Analisis Faktor Penyebab Kekerasan Dalam Hubungan Pacaran Pada Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia.” Sosietas Jurnal Pendidikan Sosiologi 10 (2): 923–28. http://ejournal.upi.edu/index.php/sosietas/.
Wardani, Agista Nidya. 2019. “Hegemoni Maskulinitas Dalam Under The Greenwood Tree Karya Thomas Hardy.” JURNAL SATWIKA 2 (2). https://doi.org/10.22219/satwika.vol2.no2.68-78.
Wijaya, Ida Suryani. 2016. “Konstruksi Identitas Diri Dalam Organisasi Etnis.” Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi 18 (2).
You, Yanuarious. 2019. “RELASI GENDER PATRIARKI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREMPUAN HUBULA SUKU DANI, KABUPATEN JAYAWIJAYA, PAPUA.” Sosiohumaniora 21 (1). https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v21i1.19335.
Yuliana, Sari Annisa. 2020. “Ketidaksetaraan Gender Sebagai Bentuk Kekerasan Terhadap Perempuan Di Jepang.” Journal of International Relations 6 (2).
Yustika, Nira, Yuhastina, and Abdul Rahman. 2022. “Analisis Gender Terhadap KDRT: Studi KAsus Perempuan Penyintas KDRT Yayasan SPEK-HAM Surakarta.” Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial Dan Budaya 24 (2): 237–69. http://jurnalsosiologi.fisip.unla.ac.id/index.php/jurnal.
Published
2024-01-31
How to Cite
HAQ, Siti Ahsanul. The Phenomenon of Male Entitlement and Defense Intervention Through Peace Psychology. Journal of Feminism and Gender Studies, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 75-88, jan. 2024. ISSN 2775-8737. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/FGS/article/view/43466>. Date accessed: 29 may 2024. doi: https://doi.org/10.19184/jfgs.v4i1.43466.