Pengembangan Komunitas Lokal Melalui Daur Ulang Limbah Industri Manufaktur Logam

  • Gita Wati Ayuning Lestari 2Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember, Jember 68121, Indonesia

Abstract

Abstrak


Isu permasalahan limbah bermuatan B3 pada industri manufaktur logam berupa debu aluminium yang berpotensi merugikan mendorong ide kreatif dan inovatif. Kondisi sosial-ekonomi yang tidak menentu akibat masih bergantungnya pada sektor pertanian dan keunikan cara pandang masyarakat lokal mendorong perkembangan usaha daur ulang limbah industri manufaktur logam yang dikelola menjadi batangan aluminium dengan di dukung peningkatan kapasitas berbasis konteks lokal hingga terarahkan dalam proses pengembangan komunitas lokal (indigenous community development) pada komunitas pengrajin batangan aluminium. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses indigenous community development melalui daur ulang limbah industri manufaktur logam. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian studi deskriptif. Teknik penentuan informan adalah purposive. Teknik pengumpulan data diantaranya wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan proses indigenous community development pada komunitas pengrajin batangan aluminium memuat tahapan dan strategi yang diantaranya tahapan pengembangan awal dengan strategi penanaman motivasi diri dan keterbukaan hubungan kerja sama. Tahapan transformasi pengetahuan dan keterampilan dengan penerapan langkah learning by doing. Tahapan pengembangan insiatif lokal yang merupakan penyempurna dari praktik pemberdayaan dengan penerapan pendekatan inovatif, memelihara jaringan kerja regular dan pengembangan konsesus dengan industri manufaktur logam hingga pemerintah. Seiring proses indigenous community development yang dilakukan telah mendorong pelembagaan tata kelola daur ulang limbah industri manufaktur logam dengan didasarkan pada unsur regulasi disertai prinsip partisipatif, prinsip edukatif, dan prinsip sinergis yang secara berkelanjutan menjadikannya unsur pendukung dalam menjaga stabilitas dari eksistensi proses indigenous community development dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan.

Published
2021-12-25
How to Cite
LESTARI, Gita Wati Ayuning. Pengembangan Komunitas Lokal Melalui Daur Ulang Limbah Industri Manufaktur Logam. Electronical Journal of Social and Political Sciences (E-SOSPOL), [S.l.], v. 6, n. 2, p. 14-28, dec. 2021. ISSN 2830-3903. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/E-SOS/article/view/28650>. Date accessed: 16 apr. 2024. doi: https://doi.org/10.19184/e-sos.v6i2.28650.
Section
Articles