Uji Kualitas Pupuk Organik Cair Kotoran Sapi dengan Beberapa Bioaktivator Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.)

Quality Test of Cow Manure Liquid Organic Fertilizer with Several Bioactivators on Growth and Yield of Shallots (Allium ascalonicum L.)

  • Angelia Rachma Firdausy Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember, Indonesia
  • Sugeng Winarso Program studi ilmu tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jember, Indonesia

Abstract

This study aims to improve the quality of cow manure liquid organic fertilizer from several bioactivators and to determine the effect of liquid organic fertilizer on the growth and yield of shallot (Allium ascalonicum L.) plants. This research was conducted on March 11 2022 – November 29 2022 at the cultivation land of Lamongan Regency. The research was arranged using Factorial RBD consisting of two levels and three replications. The first level is the types of bioactivators which consist of 5 types, namely without bioactivators (B0), Em4 (B1), BRE4 (B2), PAZ's (B3), and Mol rumen (B4). The second level is the concentration of liquid organic fertilizer to be tested on plants which consists of 4 concentrations of only basic fertilizer (K0), 20 ml/liter (K1), 40 ml/liter (K2), and 60 ml/liter (K3). Research data can be analyzed by ANOVA followed by Duncan's Multiple Range test at 5% level. The experimental results showed that a single treatment with the type of bioactivator helped improve the quality of liquid organic fertilizer for cow dung because the total N and pH parameters met the quality of the Minister of Agriculture. Single treatment concentration of cow manure liquid organic fertilizer showed a highly significant different effect on the variables observed in plant height, number of leaves, root volume, tuber diameter, and tuber dry weight. The variable number of tubers showed significantly different results in a single treatment, the concentration of cow dung liquid organic fertilizer and the fresh weight of tubers showed no significant differences. The best concentration of liquid organic fertilizer for cow dung was 60 ml/liter with the highest value at plant height 15.81 cm, number of leaves 10-11 leaves, root volume 10.96 ml, tuber diameter 1.86 cm, tuber number 38-38 tubers/plot, and tuber dry weight 17.89 grams. A significant correlation was also shown between fresh weight and tuber diameter because the value of r count 0.5237 was greater than r table 0.2144.


 

References

Aak. 1998. Pedoman Bertanam Bawang. Yogyakarta: Kanisius.

Afandi, F.N., B. Siswanto, dan Y. Nuraini. 2015. Pengaruh Pemberian Berbagai Jenis Bahan Organik Terhadap Sifat Kimia Tanah pada Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Ubi Jalar di Entisol Ngrangkah Pawon, Kediri. Tanah dan Sumberdaya Lahan, 2(2): 237-244.

Aldila, H. F., A. Fariyanti, dan N. Tinaprilla. 2017. Daya saing bawang merah di wilayah sentra produksi di Indonesia. Manajemen dan Agribisnis, 14(1): 43-53.

Asyiah, I.N., J. Prihatin, A.D. Hastuti, S. Winarso, L. Widjayanthi, D. Nugroho, K. Firmansyah, and A.P. Pradana. 2021. Cost-effective Bacteria-Based Bionematicide Formula to Control Root-Knot Nematode Meloidogyne spp. in Tomato Plants. Biodiversitas, 22(6): 3256-3264.

Anshori, A., B.H. Sunarminto dan E. Haryono. 2016. Aliran Bahan Organik pada Sawah Padi Organik di Dusun Jayan Desa Kebonagung Kec. Imogiri Kab. Bantul D.I. Yogyakarta. Suastainable Agriculture, 31(1): 45-50.

Badan Pusat Statistik. 2018. Luas Panen Bawang Merah Munurut Provinsi Tahun 2014-2018. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. 2017. Outlook Tanaman Pangan dan Hortikultura. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Bai, S., R.M. Kumar, D.J. Mukesh, P. Balashanmugam, Kumaran, M.D. Bala, and P.T. Kalaichelvan. 2012. Cellulase Production By Bacillus Subtilis Isolated From Cow Dung. Thiruchengodu: Departement of Biotechnology Ksr College of Arts.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta. 2016. Teknologi Pengomposan Limbah Organik Kota Menggunakan Black Soldier Fly. Jakarta: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP).

Balitbangtan Kementan. 2018. Syarat Mutu Pupuk An-Organik dan Organik. Jakarta: Balitbangtan Kementan.

Basuki, R.S. 2014. Identifikasi Permasalahan dan Usahatani Bawang Merah di Dataran Tinggi Pada Musim Hujan di Kabupaten Majalengka (Problems Identification and Shallots Farming Analyze in the Highland at Rainy Season in Majalengka District). Hortikultura, 24(3): 266-275.

Cesaria, Y.R., R. Wirosoedarmo, dan B. Suharto. 2014. Pengaruh Penggunaan Starter Terhadap Kualitas Fermentasi Limbah Cair Tapioka Sebagai Alternatif Pupuk Cair. Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 1(2): 8-14.

Djunaedy, A. 2009. Pengaruh jenis dan dosis pupuk bokashi terhadap pertumbuhan dan hasil kacang panjang (Vigna sinensis L.). Agrovigor, 2(1): 42-46.

Fajjriyah, N. 2017. Kiat Sukses Budidaya Bawang Merah. Yogyakarta: Bio Genesis.

Farida dan N. Rohaeni. 2019. Aplikasi Pupuk Organik Cair Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terong Gelatik (Solanum melongena L.). Magrobis, 19(1): 1-8.

Febriana, M., S. Prijono, dan N. Kusumarini. 2018. Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Untuk Meningkatkan Serapan Nitrogen Serta Pertumbuhan dan Produksi Sawi (Brassica juncea L.) pada Tanah Berpasir. Tanah dan Sumberdaya Lahan, 5(2): 1009-1018.

Firmansyah, M.A., dan A. Anto. 2013. Teknologi Budidaya Bawang Merah Lahan Marjinal di Luar Musim. Palangkaraya: Kantor Perwakilan Bank Indonesia.

Gaur, A.C. 1981. A Manual of Rural Composting In Improving Soil Fertility Trought Organic Recycling. Rome: Food and Agriculture Organization of The United Nations.

Gaur, A.C. 1983. A Manual of Rural Composting FAO. Rome: United Nation.

Hadisuswito, S. 2012. Membuat Pupuk Organik Cair. Jakarta: AgroMedia Pustaka.

Hamid, I. 2016. Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum l.) Pada Perlakuan Pemotongan Umbi dan Berbagai Takaran Bokashi Pupuk Kandang Ayam di Desa Waefusi Kecamatan Namrole Kab. Buru Selatan. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 9(2): 87-96.

Horwitz, W. 2000. Official Methods of Analysis of AOAC International 17 th edition Volume I, Agricultural Chemicals, Contaminants, Drugs. Maryland USA: AOAC International.

Ishmayana, S., S.D. Alfitri, S.D. Rachman, dan A. Safari. 2012. Kinerja Fermentasi Ragi Saccharomyces cerevisiae pada Media VHG dengan Variasi Konsentrasi Ekstrak Ragi sebagai Sumber Nitrogen Untuk Produksi Bioetanol. Bandung: Universitas Padjadjaran. Bandung.

Isnaini. 2014. Batang Terung. Jakarta: PT Penebar Swadaya.

Kasmawan, I. G. A., G. N. Sutapa, dan I. M. Yuliara. 2018. Pembuatan Pupuk Organik Cair Menggunakan Teknik Komposting Sederhana. Buletin Udayana Mengabdi, 17(2):67-72.

Kementrian Pertanian. 2016. Outlook Bawang Merah. Jakarta: Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.

Khadijah, A. Rizal, dan N. Sari. 2021. Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) yang Diaplikasikan Pupuk Kandang dan Bokashi Kiambang. Pertanian, 12(2): 77-89.

Kurniawan, D., S. Kumalaningsih, dan N.M.S. Sunyoto. 2013. Pengaruh Volume Penambahan Effective Microorganism 4 (EM4) 1% dan Lama Fermentasi Terhadap Kualitas Pupuk Bokashi dari Kotoran Kelinci dan Limbah Nangka. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 2(1): 57-66.
Kurniawan, T. B., S. H. Bintari, dan R. Susanti. 2014. Efek Interaksi Ragi Tempe dan Ragi Roti terhadap Kadar Bioetanol Ketela Pohon (Manihot Uutilissima, Pohl) Varietas Mukibat. Biosantifika, 6(2): 152-160.

Kusumadewi, M.A., A. Suyanto, dan B. Suwerda. 2019. Kandungan Nitrogen, Phosphor, Kalium, dan pH Pupuk Organik Cair dari Sampah Buah Pasar Berdasarkan Variasi Waktu. Kesehatan Lingkungan, 11(2): 92-99.

Lestari, N. H., M. Murniati, dan A. Armaini. 2017. Pengaruh Kompos Isi Rumen Sapi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata L.). JOM FAPERTA, 4(1): 1-11.

Lussy, N.D., Suryawati, dan S.A. Aek. 2020. Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Varietas Bima yang Diberi Pupuk Organik Cair dari Kotoran Sapi dan Beberapa Jenis Tanaman. PARTNER, 25(1): 1282-1296.

Mangansige C., N. Song Ai., dan P. Siahaan. 2018. Panjang dan volume akar tanaman padi lokal Sulawesi Utara saat kekeringan yang diinduksi dengan polietilen glikol 8000. Mipa Unsrat Online, 7 (2):12–15.

Manullang, RR., Rusmini, dan Daryono. 2017. Kombinasi Mikroorganisme Lokal sebagai Bioaktivator Kompos. Hutan Tropis, 5(3): 259-266.

Marlinda. 2015. Pengaruh Penambahan Bioaktivator EM4 dan Promi dalam Pembuatan Pupuk Cair Organik dari Sampah Organik Rumah Tangga. Konversi, 4(2): 1-6.

Maurice, M.L. 2011. Factors Effecting Ethanol Fermentation Via Simultaneous Saccharification and Fermentation A Study to Determine the Optimal Operating Conditions to Convert Cellulosic Biomass Into Ethanol During Enzymatic Hydrolysis and Microbial Fermentation. Massachusetts: Worecester Polytechnic Institute.

Meriatna, Suryati, dan A. Fahri. 2018. Pengaruh Waktu Fermentasi dan Volume Bioaktivator EM4 (Effective Microorganisme) pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Buah-Buahan. Teknologi Kimia Unimal, 7(1): 13-29.

Miraza, A. M., M. Meiriani, dan F.E. Sitepu. 2013. Efektivitas Pemberian Beberapa Jenis dan Dosis Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.). Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 2(2):748-757.

Munir, J., E. Erianto, dan F. Fatimah. 2017. Respon Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.) Terhadap Interval Waktu Dan Jenis Pupuk Organik Cair. BiBieT, 2(1): 27-36.

Naim, N. 2016. Pemanfaatan Bekatul Sebagai Media Alternatif Untuk Pertumbuhan Aspergillus sp. Media Analisis Kesehatan, 8(2): 1-6.

Noviyanita, W.I., A.S. Karyawati, dan M.D. Maghfoer. 2018. Uji Efektivitas Pupuk Organik pada Budidaya Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.). Produksi Tanaman, 6(4): 595-601.

Nur, T., A.Z. Noor, dan M. Elma. 2016. Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Sampah Organik Rumah Tangga dengan Penambahan Bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms). Konversi, 5(2): 5-12.

Nurjasmi, R. 2016. Karakteristik Kompos Asal Berbagai Jenis Limbah Organik Dengan Penambahan Beberapa Macam Bioaktivator. Jurnal Ilmiah Respati, 7(2): 618-625.

Nuryatin, N., M. Anshar,dan S.A. Lasmini. 2018. Pengaruh Permberian EM4 dan Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.). AGROTEKBIS, 6(5): 708-716.

Parnata, A.S. 2004. Pupuk Organik Cair Aplikasi & Manfaatnya. Jakarta: Agromedia

Pitojo, S. 2003. Benih Bawang Merah. Yogyakarta: Kanisius.

Pracaya. 2007. Bertanam Sayuran Organik di Kebun, Pot, dan Polibag. Jakarta: Penebar Swadaya.

Prasetya, S.P., dan B. Kusmanandhi. 2019. Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Lokal Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Menggunakan Berbagai Ukuran Berat Umbi Bibit. Berkala Ilmiah Pertanian, 2(3): 97-101.

Priyambodo, G.T., K.B. Utami, dan A. Muksidi. 2019. Keterampilan Peternak Tentang Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing di Desa Wonorejo. Penyuluhan Pembangunan, 1(2): 13-26.

Putrasamedja, S., dan Suwandi. 1996. Bawang Merah Di Indonesia. Bandung: Balai Penelitian Tanaman Sayuran.

Rahayu, E., dan N. Berlian. 2004. Bawang Merah. Jakarta: Penebar Swadaya.

Rahayu, S., E. Elfarisna, dan R. Rosdiana. 2016. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dengan Penambahan Pupuk Organik Cair. Agrosains dan Teknologi, 1(1): 8-19.

Raksun, A. 2016. Aplikasi Pupuk Organik untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Jambu Mete (Anacardium Occidentale L.). Biologis tropis, 16 (2) : 1-9.

Ratna, D. A. P., Samudro, G., & Sumiyati, S. 2017. Pengaruh Kadar Air terhadap Proses Pengomposan Sampah Organik dengan Metode Takakura. Teknik Mesin Mercu Buana, 6(2), 124-128.

Ratrinia, P.W., Uju, dan P. Suptijah. 2016. Efektivitas Penambahan Bioaktivator Laut dan Limbah Cair Surimi pada Karakteristik Pupuk Organik Cair dari Sargassum sp. Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 19(3): 309-320.

Roger, A., F. Podesta, dan D. Fitriani. 2017. Aplikasi Bioaktivator Pupuk Cair Darah Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kacang Kedelai (Glycine max L. Merril). Agriculture, 11(2): 1562-1578.

Rosmarkam, A., dan N.W. Yuwono. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Yogyakarta: Kanisius.

Rukmana, R. 1994. Bawang Merah. Jogjakarta: Kanisius.

Samadi, B., dan B. Cahyono. 2005. Bawang Merah, Intensifikasi Budi Daya. Jogjakarta: Kanisius.

Saputro, D.D., B.R. Wijaya, dan Y. Wijayanti. 2014. Pengelolaan Limbah Peternakan Sapi Untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi pada Kelompok Ternak Patra Sutera. Rekayasa, 12(2): 91-98.

Sari, D.A.P., D. Taniwiryono, R. Andreina, P. Nursetyowati, dan D.S. Irawan. 2022. Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Hasil Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga dengan Bantuan Larva Black Soldier Fly (BSF). Agricultural,5(1): 102-112.

Simanjuntak, A., R.R. Lahay, dan E. Purba. 2013. Respon Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Pemberian Pupuk NPK dan Kompos Kulit Buah Kopi. Jurnal Online Agroteknologi, 1(3): 362-373.

Sinaga, E. M., E.S. Bayu, dan I. Nuriadi. 2013. Adaptasi Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Dataran Rendah Medan. Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 1(3): 404-417.

Sinaga, F. A., dan M.D. Maghfoer. 2018. Uji Dua Varietas Bawang Merah (Allium cepa var ascalonicum L) dan Pemberian Dosis Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil. Produksi Tanaman, 6(7): 1235-1241.

Sucahyo, A., & Wanita, Y. P. 2019. Aplikasi Pemberian Berbagai Pupuk Kandang Bagi Performa Tanaman Caisim. Pertanian Agros, 21(1), 120-128.

Sufyati, Y., S.A.K. Imran, dan Fikrinda., 2006. Pengaruh ukuran fisik dan jumlah umbi per lubang terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.). Floratek, 2(1): 43-54.

Sumarni, N., R. Rosliani, dan A.S. Duriat. 2010. Pengelolaan Fisik, Kimia, dan Biologi Tanah untuk Meningkatkan Kesuburan Lahan dan Hasil Cabai Merah. Hort, 20(2): 130-137.

Sumarni, N., R. Rosliani, R.S Basuki, dan Y. Hilman. 2012. Respons Tanaman Bawang Merah terhadap Pemupukan Fosfat pada Beberapa Tingkat Kesuburan Lahan (Status P-Tanah). Hortikultura, 22(2): 129-137.

Supatma, A.A.N., M. Dana, dan D.M. Arthagama. 2020. Peningkatan Hasil Bawang Merah dan Perubahan Sifat Kimia Tanah dengan Pemupukan Berimbang Semi Organik pada Tanah Inceptisol. Agrotop, 10(1): 67-76.

Suryadi, U., A.F. Prasetyo, K. Erna, E.E. Septy, A. Fuad, dan F.F. Galih. 2018. Pemberian Probiotik Berbasis Mikroorganisme Lokal (MOL) Terhadap Kualitas Karkas Broiler. Ilmiah Inovasi, 18(2): 99-103.

Sutanto, R. 2002. Penerapan Pertanian Organik. Yogyakarta: Kanisius.

Sutrisna, R., C.N. Ekowati, dan E. Sinaga. 2015. Pengaruh pH terhadap Produksi Antibakteri oleh Bakteri Asam Laktat dari Usus Itik. Penelitian Pertanian Terapan, 15(3): 234-238.

Syafruddin, S., dan H.D. Safrizal. 2013. Pengaruh Konsentrasi dan Waktu Aplikasi EM4 Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai (Capsicum annum L.) pada Tanah Entisol. Jurnal Agrista, 17(2): 71-77.

Tetelay, F.F. 2018. Penggunaan Pupuk Kandang (Kotoran Sapi) Pada Semai Tanaman Kehutanan. Makila, 7(1): 68-73.

Thoyib, N., A.R. Noor, dan M. Elma. 2016. Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Sampah Organik Rumah Tangga dengan Penambahan Bioaktivator EM4 (Effective Microoeganism). Konversi, 5(2): 5-12.

Trivana, L., A.Y. Pradhana, dan A.P. Manambangtua. 2017. Optimalisasi Waktu Pengomposan Pupuk Kandang dari Kotoran Kambing dan Debu Sabut Kelapa Dengan Bioaktivator EM4. Sains dan Teknologi Lingkungan, 9(1): 16-24.

Utomo, B. 2010. Pemanfaatan Beberapa Bioaktivator Terhadap Peningkatan Laju Dekomposisi Tanah Gambut Dan Pertumbuhan Gmelina arborea Roxb. Penelitian Hutan Tanaman, 7(1): 33-38.

Utomo, P. B., & Nurdiana, J. 2018. Evaluasi Pembuatan Kompos Organik dengan Menggunakan Metode Hot Composting. Teknologi Lingkungan, 2(1): 28-32.

Widodo, K.H., dan Z. Kusuma. 2018. Pengaruh Kompos Terhadap Sifat Fisik Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Jagung di Inceptisol. Tanah dan Sumberdaya Lahan, 5(2): 959-967.

Wirne, M., S. Dako, dan F. Datau. 2022. Penggunaan Feses Hewan yang Berbeda Terhadap Kualitas Pupuk Organik Cair. Jambura Journal of Animal Science, 4(2): 140-145.

Zahro, F., H.U. Hasanah, S. Winarso, M. Hoesain, dan D. Arifandi. 2019. Karakteristik Pupuk Organik Berbahan Dasar Kotoran Hewan. Agritop, 17(1): 103-112.
Published
2023-11-01
How to Cite
FIRDAUSY, Angelia Rachma; WINARSO, Sugeng. Uji Kualitas Pupuk Organik Cair Kotoran Sapi dengan Beberapa Bioaktivator Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.). Berkala Ilmiah Pertanian, [S.l.], v. 6, n. 4, p. 178-189, nov. 2023. ISSN 2338-8331. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/BIP/article/view/38025>. Date accessed: 18 june 2024. doi: https://doi.org/10.19184/bip.v6i4.38025.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.