TRANSFORMATIVE LEARNING PADA KELOMPOK PENGAJIAN AZ-ZAHRA YANG BERLATAR BUDAYA JAWA MADURA DI PERUMAHAN TEGAL BESAR PERMAI I KABUPATEN JEMBER

  • Niswatul Imsiyah FKIP UNEJ

Abstract

Abstrak. Pengajian merupakan salah satu bentuk program pendidikan non formal yang banyak diselenggarakan oleh masyarakat. Pengajian dilaksanakan untuk menambah pengetahuan agama, meningkatkan iman, memperbaiki sikap dan mengokohkan kepribadian. Oleh karena itu dalam pembelajarannya diharapkan terjadi suatu perubahan pada diri peserta pengajian. Sebagaian besar peserta didiknya adalah ibu-ibu yang berlatar budaya Jawa Madura yangsebagaian masih percaya pada tradisi klenik dan mitos. Oleh karena itu melalui pembelajaran transformatif diharapkan terjadi perubahan yang mendasar pada anggota kelompok pengajian.Tulisan ini merupakan hasil penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) gambaran pelaksanaan transformative learning pada kelompok pengajian Az-Zahra, (2) masalah yang dihadapi peserta pengajian Az-Zahra dan perlu diatasi dengan pembelajaran transformatif,  (3) perubahan yang didapatkan peserta pengajian Az-Zahra setelah memperoleh pembelajaran transformatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tradisi studi kasus. Teknik yang digunakan untuk menentukan informan adalah Snowball Sampling Technique. Subjek penelitian adalah Pengurus pengajian, Ustadzah, peserta pengajian. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Temuan yang diperoleh dari hasil Penelitian ini adalah: 1) gambaran pelaksanaan transformative learning pada kelompok pengajian Az-Zahradiawali pendidik dengan menyampaikan tausiyah disertai dalil Al-Qur’an dan Al-Hadist serta memberikan sedikit doktrin agama agar dapat menciptakan kepatuhan mutlak pada anggota .Selanjutnya ketika ada waktu berkunjung ke anggota dengan tujuan bersilaturahmi juga melakukan pendekatan kepada anggota  agar apa yang disampaikan tidak hanya sekedar dialog tanya jawab tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Berikutnya dengan memberikan bulletin setiap bulandan memberikan konseling di rumah jika ada peserta pengajian mempunyai masalah yang tidak bisa disampaikan dalam forum pengajian.2) Masalah-masalah yang dihadapi peserta pengajian Az-Zahra adalah a.belum mempunyai kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.; b. latar belakang budaya yang berpengaruh pada tata kehidupan anggota pengajian. 3) Perubahan yang didapatkan peserta pengajian Az-Zahraadalah : a. memahami arti pentingnya belajar membaca Al-Qur’an; 2) dapat mempertebal dan memperkokoh iman para anggota.

Kata kunci: Transformative learning, kelompok pengajian,berlatar budaya jawa madura


Author Biography

Niswatul Imsiyah, FKIP UNEJ

TRANSFORMATIVE LEARNING PADA KELOMPOK PENGAJIAN AZ-ZAHRA YANG BERLATAR BUDAYA JAWA MADURA DI PERUMAHAN TEGAL BESAR PERMAI  I KABUPATEN JEMBER

Niswatul Imsiyah[1]

FKIP UNIVERSITAS JEMBER

imaniswa@yahoo.co.id

 

Abstrak. Pengajian merupakan salah satu bentuk program pendidikan non formal yang banyak diselenggarakan oleh masyarakat. Pengajian dilaksanakan untuk menambah pengetahuan agama, meningkatkan iman, memperbaiki sikap dan mengokohkan kepribadian. Oleh karena itu dalam pembelajarannya diharapkan terjadi suatu perubahan pada diri peserta pengajian. Sebagaian besar peserta didiknya adalah ibu-ibu yang berlatar budaya Jawa Madura yangsebagaian masih percaya pada tradisi klenik dan mitos. Oleh karena itu melalui pembelajaran transformatif diharapkan terjadi perubahan yang mendasar pada anggota kelompok pengajian.Tulisan ini merupakan hasil penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) gambaran pelaksanaan transformative learning pada kelompok pengajian Az-Zahra, (2) masalah yang dihadapi peserta pengajian Az-Zahra dan perlu diatasi dengan pembelajaran transformatif,  (3) perubahan yang didapatkan peserta pengajian Az-Zahra setelah memperoleh pembelajaran transformatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tradisi studi kasus. Teknik yang digunakan untuk menentukan informan adalah Snowball Sampling Technique. Subjek penelitian adalah Pengurus pengajian, Ustadzah, peserta pengajian. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Temuan yang diperoleh dari hasil Penelitian ini adalah: 1) gambaran pelaksanaan transformative learning pada kelompok pengajian Az-Zahradiawali pendidik dengan menyampaikan tausiyah disertai dalil Al-Qur’an dan Al-Hadist serta memberikan sedikit doktrin agama agar dapat menciptakan kepatuhan mutlak pada anggota .Selanjutnya ketika ada waktu berkunjung ke anggota dengan tujuan bersilaturahmi juga melakukan pendekatan kepada anggota  agar apa yang disampaikan tidak hanya sekedar dialog tanya jawab tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Berikutnya dengan memberikan bulletin setiap bulandan memberikan konseling di rumah jika ada peserta pengajian mempunyai masalah yang tidak bisa disampaikan dalam forum pengajian.2) Masalah-masalah yang dihadapi peserta pengajian Az-Zahra adalah a.belum mempunyai kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.; b. latar belakang budaya yang berpengaruh pada tata kehidupan anggota pengajian. 3) Perubahan yang didapatkan peserta pengajian Az-Zahraadalah : a. memahami arti pentingnya belajar membaca Al-Qur’an; 2) dapat mempertebal dan memperkokoh iman para anggota.

Kata kunci: Transformative learning, kelompok pengajian,berlatar budaya jawa madura


[1]Dosen Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Published
2014-05-01
How to Cite
IMSIYAH, Niswatul. TRANSFORMATIVE LEARNING PADA KELOMPOK PENGAJIAN AZ-ZAHRA YANG BERLATAR BUDAYA JAWA MADURA DI PERUMAHAN TEGAL BESAR PERMAI I KABUPATEN JEMBER. Pancaran Pendidikan, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 1-16, may 2014. ISSN 0852601X. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/pancaran/article/view/737>. Date accessed: 01 mar. 2021.
Section
Articles