Peran Serta Masyarakat Dan Pemerintah Dalam Upaya Konservasi Gumuk Di Kabupaten Jember

  • Sulifah A. Hariani Universitas Jember
  • Mimien Henie Irawati Universitas Negeri Malang
  • Farthur Rahman Universitas Negeri Malang
  • Istamar Syamsuri Universitas Negeri Malang

Abstract

Gumuk di Kabupaten Jember terbentuk dengan proses sangat lama, merupakan kejadian alam langka dan tidak dapat diperbaharui. Formasi gumuk ini memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar  mulai  dari  ekologi,  iklim  makro,  pemecah  angin  hingga  penyumbang oksigen bagi   masyarakat yang ada di sekitarnya. Gumuk memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Eksploitasi yang dilakukan bertolak belakang dengan aspek lingkungan, hal ini menyebabkan degradasi lingkungan atau penurunan kualitas. Untuk menghentikan eksploitasi gumuk yang berlebihan perlu kerjasama yang baik (sinergis) diantara 3 pilar, yaitu struktural, kultural, dan teknis sektoral. Perlu ada regulasi yang jelas atas penambangan gumuk sebagai tambang galian tipe C. Memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keberadaan gumuk bagi lingkungan sekitar dan bagi masyarakat secara umum. Program Education for Suistanable Development (EfSD) dapat dimasukkan ke dalam kurikulum di sekolah maupun di pendidikan non formal dan informal. Pemerintah harus menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran konservasi gumuk dan ekosistemnya di kalangan masyarakat melalui pendidikan dan penyuluhan, yang dilakukan oleh tokoh mayarakat. Harus ada kerjasama yang baik antara masyarakat, Pemerintah Daerah, dan anggota Legislatif untuk menyusun Peraturan Daerah untuk menetapkan wilayah konservasi gumuk-gumuk yang masih ada di wilayah kabupaten Jember.
How to Cite
HARIANI, Sulifah A. et al. Peran Serta Masyarakat Dan Pemerintah Dalam Upaya Konservasi Gumuk Di Kabupaten Jember. Saintifika, [S.l.], v. 17, n. 2, june 2016. ISSN 2502-2768. Available at: <https://jurnal.unej.ac.id/index.php/STF/article/view/2736>. Date accessed: 15 oct. 2019.
Section
Articles